Berita Kendal
Memasuki Musim Kemarau, Satpolkar Kendal Cek 48 Titik Hydrant di Perkantoran dan Pasar
Satpolkar Kendal melakukan pengecekan 48 titik hydrant yang tersebar di gedung perkantoran dan pasar tradisional Kendal.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: M Syofri Kurniawan
"Sejak tahun 2019 lalu banyak hydrant yang kondisinya tidak maksimal, bahkan ada tidak berfungsi sama sekali atau rusak.
Ini data 2019 lalu sehingga mulai hari ini semua akan dicek kondisinya," katanya.
Lebih lanjut, Ria menuturkan, kondisi memprihatinkan juga terlihat pada letak hydrant di sejumlah pasar.
Katanya, petugas banyak menemukan letak hydrant yang tertutup dengan lapak pedagang.
Kondisi ini tentunya menyulitkan petugas manakala terjadi bencana kebakaran di wilayah pasar.
"Padahal seharusnya paling tidak dua meter dari hydrant harus kosong dari apapun, karena untuk memudahkan petugas ketika menjangkau hydrant.
Hampir semua hydrant yang berada di area pasar selalu tertutup oleh lapak penjual.
Maka kami akan berkordinasi dengan Dinas Perdagangan supaya ada penertiban," ujarnya.
Ria Listiana berharap, setelah pengecekan ini dilakukan, pihak yang berwenang bisa menindaklanjuti dengan perbaikan.
Sehingga fungsi hydrant sebagai alat bantu pemadaman kebakaran bisa difungsikan.
"Kita antisipasi sedini mungkin bahaya bencana kebakaran.
Berdasarkan data pada kami, ada 117 kasus kebakaran di sepanjang 2020 sehingga pada 2021 ini harus diantispasi sedini mungkin," tuturnya. (Sam)
Baca juga: Aksi Maling Minimarket Semarang Naik Pohon Mangga Bobol Jendela, Uang Rp 66 Juta Raib
Baca juga: Tersedia Mulai Hari Ini, Ini Spesifikasi & Harga Realme C20 Lengkap
Baca juga: Dua Tokoh Senior PAN Kudus Diduga Membelot ke Partai Ummat
Baca juga: Pulang Tadarus, Remaja Kebumen Ditemukan Meninggal Tertabrak Kereta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petugas-mengecek-hydrant-di-pasar-kota-kendal.jpg)