Breaking News:

Berita Viral

Foto Nani Pengirim Sate Beracun 7 Tahun Lalu Bikin Salah Fokus, Netizen: Emang Hobinya

Mulanya, sate beracun itu hendak dikirim Nani lewat ayah korban, Bandiman kepada seorang polisi pria berpangkat Aiptu bernama Tomi

Editor: muslimah
KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Tersangka Pengiriman Sate NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021). NA mengaku sakit hati kepada Tomi, polisi senior di Yogyakarta. 

TRIBUNJATENG.COM - Gadis muda pengirim sate beracun, Nani Aprilia Nurjaman (25) menyesal makanannya malah salah sasaran ke anak driver ojol.

Akibatnya, anak driver ojol bernama Naba Faiz Prasetyo (10) meninggal dunia usai menyantap sate bersianida tersebut.

Mulanya, sate beracun itu hendak dikirim Nani lewat ayah korban, Bandiman kepada seorang polisi pria berpangkat Aiptu bernama Tomi.

Namun singkat cerita, sate tersebut malah tewaskan bocah malang berusia 10 tahun tersebut.

Beberapa hari setelah diselidiki polisi, Nani yang merupakan seorang penjaga salon asal Majalengka, Jawa Barat ini berhasil diciduk, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Reaksi Nani saat Tahu Sate Beracun Kirimannya Salah Sasaran, Malah Tewaskan Anak Driver Ojol

Baca juga: Kisah Cinta Segi Tiga Wanita Pengirim Sate Beracun dengan Polisi Senior, Sianida Dibeli 3 Bulan Lalu

Kepada polisi, Nani sempat mengaku menyesal karena sate yang ditujukannya kepada Aiptu Tomi malah salah sasaran dan menyebakan korban meninggal dunia.

"Dia pernah bilang menyesal karena ada korban lain meninggal (salah sasaran)," tutur Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol Burkan Rudy Satria dikutip dari TribunJogja.com.

Diketahui, Nani memasukan racun sianida di dalam sate yang hendak dikirimkan kepada Aiptu Tomi.

Racun tersebut dibeli Nani secara online tiga bulan sebelum eksekusi.

Nani menggelontorkan uang sebesar Rp 224 ribu untuk membeli racun kalium sianida sebanyak 250 gram.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved