Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jakarta

PT Semen Indonesia Bukukan Laba Kuartal I Tahun 2021 Sebesar Rp 450,36 Miliar

SIG Kuartal I 2021 catatkan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp 450,36 miliar.

Tayang:
Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: sujarwo
Istimewa
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Kuartal I tahun 2021 mencatatkan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp 450,36 miliar atau tumbuh sebesar 0,87 persen. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Kuartal I tahun 2021 mencatatkan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp 450,36 miliar atau tumbuh sebesar 0,87 persen.

Adapun, Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso menuturkan kinerja Keuangan Konsolidasian Kuartal I tahun 2021 diantaranya pendapatan tercatat sebesar Rp 8,08 triliun, turun 5,87 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 8,58 triliun, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 5,77 triliun turun 1,80 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 5,88 triliun.

Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 450,36 miliar naik 0,87 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 446,46 miliar. 

“Pada kuartal I tahun 2021 pendapatan SIG mengalami penurunan sebesar 5,87 persen. Penurunan pendapatan ini disebabkan oleh penurunan volume penjualan domestik terutama penjualan semen curah. Realisasi anggaran infrastruktur pemerintah pada kuartal I 2021 belum berdampak pada permintaan semen curah,” ucapnya dalam keterangannya, Selasa, (4/5/2021). 

Dijelaskannya, meskipun volume penjualan domestik lebih rendah, Perseroan mampu meningkatkan penjualan regional sebesar 58,1 persen menjadi 2,37 juta ton pada kuartal I tahun 2021. Peningkatan volume penjualan regional ini menghasilkan peningkatan total volume penjualan sebesar 2,1 persen YoY.

“Peningkatan penjualan regional merupakan upaya Perseroan untuk memastikan utilisasi fasilitas produksi tetap terjaga serta memperkuat posisi SIG sebagai industri bahan bangunan terbesar di Asia Tenggara,” imbuhnya. 

Sementara, Beban Pokok Pendapatan pada kuartal I 2021 tercatat Rp 5,77 triliun, atau turun 1,80 persen YoY. 

Perseroan secara konsisten terus menjalankan inisiatif efisiensi, seperti menjaga konsumsi bahan bakar, energi, bahan baku, serta meningkatkan penggunaan bahan daur ulang dan limbah dari industri lain. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved