Breaking News:

Berita Batang

Berdaya Saing, Kemnaker RI Genjot Empat Potensi Desa di Batang 

Melihat potensi berdaya saing tinggi, Kemnaker RI akan gandeng empat desa di Kabupaten Batang.

Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Dina Indriani
Salah satu perwakilan Desa Lebo saat memaparkan proses produksi tempe di desanya saat bimbingan secara langsung dengan Kemnaker RI, di Hotel Sedangsari, Selasa (4/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Melihat potensi di empat desa yang dapat berdaya saing tinggi, Kemnaker RI akan menggandeng empat desa di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Empat desa tersebut, Desa Lebo sebagai sentra pembuatan tempe, Desa Pejambon sebagai sentra kakao, Desa Masin sebagai sentra kulit, dan Desa Kalibeluk sebagi sentra serabi. 

Perwakilan empat desa tersebut mendapatkan bimbingan secara langsung dari Kemnaker RI dibawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Ditjen Binalattas), Selasa (4/5/2021).

Mereka diajak untuk menganalisis dan mengembangkan potensi mereka. Sehingga bisa menjangkau pasar yang lebih luas. 

Perwakilan Ditjen Binalattas, Tony mengatakan kesempatan ini dapat  menggali potensi desa yang sesungguhnya. 

Dengan menganalisis dan memetakan metode pergerakan di masyarakat. 

Sementara, Kabid Pelatihan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gandi Windu Nurcahya menjelaskan, setelah pelatihan ini muncul potensi masing-masing desa

Meski sedari awal sudah ada beberapa potensi terkait desa tersebut. 

"Dengan pelatihan ini, para perwakilan desa juga diajak untuk memecahkan pemaslahan yang selama ini dihadapi. Serta diajarkan pula bagaimana cara memasarkan produk mereka agar menyentuh pasar yang lebih luas," jelasnya.

Pelatihan ini juga diharapkan bisa menampung aspirasi dari pelaku UMKM di tingkat desa agar lebih disinkronkan dengan program-program dinas sehingga dapat saling bersinergi untuk mendukung produktivitas desa

"Jadi memang awalnya mereka sudah menonjolkan potensi di desa masing-masing, tetapi itu tidak menutup kemungkinan bisa digali dan muncul potensi baru harapannya nanti mereka ini bisa menjadi contoh desa produktif bagi desa lainnya," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved