Berita Batang
Dari Tukang Kayu ke Pengusaha Kreatif, Bupati Faiz Apresiasi Karya Mantan Pekerja PLTU Batang
Festival Ekonomi Kreatif (Ekraf) Batang 2025 menjadi panggung pameran untuk pelaku UMKM yang digelar pada 27-29 Agustus 2025.
Penulis: dina indriani | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Di tengah riuh Festival Ekonomi Kreatif (Ekraf) Batang 2025 yang digelar di Jl. Veteran, sebuah karya kreatif mencuri perhatian Bupati Batang Faiz Kurniawan.
Saat mengunjungi stan BPI, Bupati Faiz cukup tertegun melihat hasil karya mantan pekerja konstruksi PLTU.
Festival Ekonomi Kreatif digelar 27-29 Agustus 2029.
Baca juga: PT S2P-PLTU Cilacap Dorong UMKM Pesisir Naik Kelas Melalui Inovasi Olahan Hasil Laut
Bukan sekadar pameran produk lokal, acara ini menjadi panggung bagi mantan pekerja konstruksi PLTU Batang yang kini bertransformasi menjadi pelaku usaha kreatif.
Melalui program CSR PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), tiga UMKM binaan tampil memukau Abdul Rozak dengan sofa kayunya yang elegan, Abdul Latif dengan furnitur bernuansa etnik, dan Tarno Widodo yang menghadirkan miniatur wayang kulit penuh detail.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran BPI yang terus mendampingi UMKM dalam menumbuhkan ekonomi kreatif. Ekraf adalah masa depan.
Saya yakin, ekonomi kreatif tidak akan pernah lekang oleh zaman dan akan terus berkembang di masa depan, yang terpenting, kita semua tetap kreatif dan berinovasi. Kami juga berharap BPI dapat terus mendampingi masyarakat agar semakin maju," tutur Bupati Faiz.
Salah satu kisah yang cukup menyentuh datang dari Abdul Rozak.
Dulu ia hanya tukang kayu di proyek PLTU, kini, berkat pelatihan dan pendampingan BPI, ia menjadi pengusaha sofa yang produknya mulai dilirik pembeli dari luar daerah.
"Saya tak pernah menyangka bisa sampai di titik ini, saya memiliki pengalaman sebagai tukang kayu dan berkat pelatihan serta dukungan dari BPI, saya bisa memulai usaha pembuatan sofa.
Hasilnya tidak hanya bisa dipamerkan di ajang ini tapi juga mulai mendapat pembeli dari luar daerah, menjadi semangat untuk mengembangkan usaha,” tutur Rozak.
General Manager Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro menyampaikan dukungan dalam kegiatan Festival Ekraf Batang merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Batang dengan memberikan wadah kepada UMKM binaan untuk memperluas pemasaran produknya.
Baca juga: Dukung Program Mageri Segoro, PLTU Batang Kembali Tanam Ribuan Mangrove di Roban Timur
Selain itu, BPI juga membuka photo booth dan lomba foto yang menjadi daya tarik bagi pengunjung pameran.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan ekonomi kreatif di masyarakat khususnya masyarakat sekitar serta mantan pekerja di fase konstruksi yang kini beralih menjadi pelaku UMKM.
Melalui partisipasi dalam pameran ini, kami berharap mereka bisa semakin pecaya diri, memperluas pasar dan menunjukan bahwa mampu bersaing dengan produk lain di tingkat lokal maupun nasional,"pungkasnya.(din)
Wonotunggal Expo 2025, Tradisi Merti Desa Jadi Magnet Ekonomi Kreatif Batang |
![]() |
---|
Bupati Faiz Dorong Ekraf Batang Go Global, Festival Jadi Langkah Awal |
![]() |
---|
Stok Darah PMI Batang Surplus Hingga Bisa Kirim ke Demak |
![]() |
---|
TP PKK Batang Cetak Kader Paralegal, Siap Jadi Pelindung Korban KDRT |
![]() |
---|
Naga Meliuk Gagah Lewati Ribuan Penonton Karnaval Kemerdekaan di Batang, Total Ada 85 Penampil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.