Breaking News:

Berita Demak

Menjelang Lebaran, 4.727 Miras di Demak Dimusnahkan

Ribuan minuman keras dari berbagai jenis baik pabrikan maupun tradisional dimusnahkan dengan cara digilas

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: rival al manaf
istimewa
Ribuan minuman keras dari berbagai jenis baik pabrikan maupun tradisional dimusnahkan dengan cara digilas dengan menggunakan alat berat di depan Pendopo Kabupaten Demak, Rabu, (5/5/2021).(IST). 

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK- Ribuan minuman keras dari berbagai jenis baik pabrikan maupun tradisional dimusnahkan dengan cara digilas dengan menggunakan alat berat di depan Pendopo Kabupaten Demak, Rabu, (5/5/2021).

Terdapat 2.887 botol Minuman keras pabrikan dari berbagai jenis merek dan 1.840 botol serta 3 jerigen miras tradisional (arak). Langkah tersebut sebagai upaya untuk mencegah aksi-aksi kejahatan jalanan yang di sebabkan oleh pengaruh miras.

"Ada 4.727 barang bukti berupa minuman keras yang membuat banyak masalah di masyarakat hari ini kita musnahkan," Kata Pelaksana Harian (PLH) Bupati Demak Dr. Singgih Setyono.

Menurutnya, masih tingginya jumlah miras di Kabupaten Demak yang di karenakan masih banyak masyarakat yang menggunakannya. Hal ini perlu adanya pencegahan potensi miras, serta edukasi kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk menghindari miras dan penyakit masyarakat lainnya.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Kamis 6 Mei 2021, Capricorn Perlu Taktik dan Strategi yang Tepat

Baca juga: Jelang Idul Fitri 2021, Polres Salatiga Musnahkan 1.704 Botol Miras Ilegal

Baca juga: Di Masa Tunggu Pelantikan Bupati Sragen Periode 2021, Yuni Akan Fokus Urus Keluarga

Baca juga: Resep Thumbprint Cookies Kue Kering Cocok untuk Lebaran

"Jika masyarakat sudah sadar dan tidak mengkonsumsi miras, maka peredaran miras akan berkurang. Jangan sampai kasus miras dan narkoba di Kabupaten Demak meningkat sehingga dapat mencoreng nama Kota Wali," ungkapnya.

Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adhittama menambahkan, selama bulan Ramad!n ini jajaran Polres Demak meningkatkan kegiatan operasi pekat. Sebanyak 3.727 miras berbagai jenis berhasil disita polisi selama bulan Ramadhan. Sedangkan Satpol-pp berhasil mengamankan 1.000 botol miras.

"Miras oplosan dan pabrik sama-sama bahayanya. Miras yang dimusnahkan ini merupakan hasil operasi cipta kondisi selama puasa Ramadhan," kata Kapolres Demak, AKBP Andhika.

Miras yang dimusnahkan merupakan bagian dari hasil operasi penyakit masyarakat (pekat), bersama Kodim 0716 Demak dan Satpol PP Demak. Penertiban pekat dengan sasaran miras tidak hanya dilaksanakan pada Ramadan, tetapi rutin digelar.

Baca juga: Jaga-jaga Ada Pemudik Lolos Penyekatan, Desa di Kudus Siapkan Ruang Karantina

Baca juga: Resep Perkedel Jagung Renyah,Camilan dan Lauk untuk Buka Puasa

Baca juga: Hasil Liga Champions, Chelsea Obok-obok Real Madrid, Kante Napas Kuda, Hazard Mending Pensiun Saja

"Perdanya sudah ada makanya kita harus tegakkan bersama-sama. Demak harus bersih dari miras. Miras itu salah satu penyebab kejahatan, sehingga harus kita musnahkan. Kami terus melaksanakan Operasi Pekat, selalu ada miras. Maka dengan adanya pemusnahan ini diharapkan tidak ada lagi peredaran miras di Demak," tuturnya.

Sementara itu Dandim 0716/Demak Letkol Arh Mohamad Ufiz menambahkan jika barang bukti yang dimusnakan tersebut merupakan hasil Operasi Pekat yang di gelar selama Bulan Suci Ramadhan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Demak, ungkapnya

Ufiz  juga mengajak sekaligus meminta dukungan dari berbagai elemen pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh pemuda untuk bersama-sama memberantas peredaram minuman keras di wilayah Kabupaten Demak.(yun).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved