Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penanganan Corona

Muncul Klaster Pengajian di Boyolali, 12 Warga Terdeteksi Positif Covid-19, Ini Kronologinya

Kini merembet muncul baru klaster pengajian di Boyolali, yakni di Desa Kembang, Kecamatan Gladagsari yang merupakan pemekaran Ampel.

Editor: m nur huda
coronajateng
Update kasus virus corona atau Covid-19 Jawa Tengah Sabtu 8 Mei 2021. Muncul Klaster Pengajian di Boyolali, 12 Warga Terdeteksi Positif Covid-19, Ini Kronologinya 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Setelah adanya klaster piknik di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Boyolali dan mengharuskan desa dilockdown.

Di tengah kasus tersebut belum tuntas, kini merembet muncul baru klaster pengajian di Boyolali, yakni di Desa Kembang, Kecamatan Gladagsari yang merupakan pemekaran Ampel.

Klaster tersebut berasal dari acara pengajian di rumah warga.

Klaster Pengajian di Boyolali, 12 Warga Positif Covid-19

Total ada sebanyak 12 warga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, Ratri S Survivalina mengungkapkan, kasus tersebut bermula dari seorang warga berinisial D yang mengeluhkan kondisi kesehatannya.

"Ada keluhan badannya tidak enak terus inisiatif sendiri periksa ke rumah sakit PKU dan di-rapid antigen hasilnya reaktif," ungkap dia kepada TribunSolo.com, Sabtu (8/5/2021).

Dia menerangkan, pasien kemudian pergi ke puskesmas Gladagsari dan meminta petugas kesehatan di sana untuk didaftarkan uji swab PCR.

"Salah seorang petugas kesehatan diminta tidak boleh bilang siapa-siapa, kemudian pada tanggal 20 April 2021 pasien di-swab," ucap Ratri.

Namun, sebelum hasil uji swab PCR keluar, pasien malah menggelar acara rewangan untuk kegiatan pengajian di rumahnya pada 25 April 2021.

Warga setempat pun belum mengetahui kalau hasil uji rapid test antigen pasien reaktif.

"Ternyata sehari setelahnya, hasil uji swab PCR pasien keluar dan menunjukkan positif Covid-19," jelasnya.

Tertular Setelah Jadi Kru Dapur untuk Pengajian

Lebih lanjut dia menuturkan, tracing kontak erat yang dekat pasien pun dilakukan dan ditemukan 21 orang menjalani swab massal.

"Ditemukan 11 warga positif Covid-19, jadinya total 12 orang positif termasuk D," tutur dia.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved