Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penanganan Corona

Muncul Klaster Pengajian di Boyolali, 12 Warga Terdeteksi Positif Covid-19, Ini Kronologinya

Kini merembet muncul baru klaster pengajian di Boyolali, yakni di Desa Kembang, Kecamatan Gladagsari yang merupakan pemekaran Ampel.

Editor: m nur huda
coronajateng
Update kasus virus corona atau Covid-19 Jawa Tengah Sabtu 8 Mei 2021. Muncul Klaster Pengajian di Boyolali, 12 Warga Terdeteksi Positif Covid-19, Ini Kronologinya 

Mereka yang terpapar Corona menurut dia, adalah warga yang kontak erat saat rewangan atau kru dapur.

"Hari ini ada rapat satgas dan desa, bagaimana kelanjutannya terkait klaster itu," paparnya.

Klaster Piknik di Klaten, 35 Orang Positif dan 1 Meninggal

Sebelumnya, imbas puluhan orang terpapar virus Corona, kampung di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali masih lockdown.

Pantauan TribunSolo.com Sabtu (24/4/2021), sejumlah jalan masuk kampung masih diportal dan dipasang poster peringatan jalan ditutup.

Bahkan sejumlah anggota perlindungan masyarakat (Linmas) berjaga-jaga di kawasan pintu masuk kampung.

Sebelumnya, seorang warga berinisial NS (51) meninggal dunia akibat Covid-19.

Ia sempat dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 selama beberapa hari sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.

Pasien sempat ikut serta dalam piknik ke Gunung Kidul, Yogyakarta yang diadakan lingkungan RW setempat sekira 4 April 2021 lalu.

Kondisi kampung yang sepi karena lockdown di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali akibat puluhan terkena Corona habis liburan ke Jogja.
Kondisi kampung yang sepi karena lockdown di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali akibat puluhan terkena Corona habis liburan ke Jogja. ((*))

Camat Ampel, Dwi Sudarto mengungkapkan, sebelum pasien ikut serta, ternyata ada temuan kasus Covid-19 di lingkungannya bekerja.

Pasien diketahui berprofesi sebagai karyawan sebuah pabrik kawasan Gladagsari, Kabupaten Boyolali.

"Saat itu belum ada tracing dari pihak pabrik, dan pasien ikut dalam piknik 4 April itu," ungkap Dwi kepada TribunSolo.com, Jumat (23/4/2021).

Pasien baru mengetahui dirinya masuk dalam tracing kasus temuan Covid-19 lokasinya bekerja sekira tanggal 6 April 2021.

Ia kemudian menjalani uji swab antigen.

Selang sehari setelahnya, pasien dinyatakan reaktif.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved