Breaking News:

Berita Semarang

Unika Soegijapranata Semarang Tambah Satu Layanan Mahasiswa Berupa Bus yang Didesain Khusus

Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang menerima satu unit bus kampus dari Yayasan Sandjojo.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: M Syofri Kurniawan
Istimewa
Ketua Umum Yayasan Sandjojo Dr AL Agus Suryono (kiri) dan Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr F Ridwan Sanjaya (kanan) menandatangani berita acara serah terima bus di Selasar gedung Albertus Unika Soegijapranata, kemarin. (*Ist 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang menerima satu unit bus kampus dari Yayasan Sandjojo.

Bus diterima langsung oleh Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr F Ridwan Sanjaya.

Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Unika, Benny Danang Setianto menjelaskan urgensi bertambahnya satu armada bus di kampus Unika  Soegijapranata.

Baca juga: Hasil Lengkap, Jadwal, Klasemen dan Top Skor La Liga Spanyol Barcelona Tampil Mengecewakan Lagi

Baca juga: Ini Alasan Asnawi Mangkualam Ingin Hengkang dari Ansan Greeners Klub Liga 2 Korea Selatan

Baca juga: Putri Primus Yustisio dan Jihan Fahira Beranjak Gede, Kini Mondok dan Makin Cantik, Ini Foto-fotonya

Baca juga: Ini Deretan Nama-nama Pemain Top Dunia dalam Daftar Rencana Belanja Jose Mourinho di AS Roma

"Bus ini diadakan utamanya untuk meningkatkan layanan terhadap mahasiswa agar nanti saat sudah mulai perkuliahan offline atau luring, dan juga dengan beroperasinya kampus baru.

Sehingga hal ini akan membantu mobilitas dari kampus Bendan ke kampus BSB," katanya, dalam keterangannya, Selasa (11/5/2021).

Di samping itu, katanya, bus tersebut didesain secara khusus sesuai dengan Protokol Kesehatan (Prokes).

Jadi jika biasanya tempat duduk dalam bus bersebelahan, maka tempat duduk dalam bus Unika ini agak berbeda karena tempat duduknya berjarak antara satu dengan yang lain dan satu deret hanya diisi tiga kursi saja.

"Memang satu sisi kapasitasnya jadi sedikit berkurang tetapi untuk menambah tempat duduknya.

Kita tambahkan sedikit sasisnya sesuai dengan rekomendasi pabrik," imbuh Benny.

Untuk interiornya, nanti juga akan menerapkankan yang disebut HEPA Filter yaitu untuk membantu mereduksi berkurangnya virus.

Di tambah lagi desain jendela bus yang dibuat secara khusus, supaya apabila bus baru disemprot disinfektan maka baunya tidak terperangkap di dalam, dan bisa terbuang melalui jendela yang bisa dibuka.

Dan yang terakhir adalah membantu ventilasi seperti yang menjadi konsep Prokes yaitu ventilasi, durasi dan jarak.

"Pada saat tertentu kita juga harus membuka jendela bus dalam durasi yang lebih lama dari seharusnya untuk memberikan peluang ke udara segar untuk bisa masuk.

Oleh karena itu kita menggunakan layanan yang didesain secara khusus ini untuk meningkatkan layanan kepada mahasiswa tetapi sekaligus mematuhi Prokes yang ada," tutupnya.

Bus Unika tersebut diserahkan Ketua Umum Yayasan Sandjojo Dr AL Agus Suryono MM kepada Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr F Ridwan Sanjaya di Selasar gedung Albertus Unika Soegijapranata. (Nal)

Baca juga: Masa Depan Andrea Pirlo di Ujung Tanduk, Dikabarkan Akan Dipecat Juventus Akhir Musim Ini

Baca juga: Pabrik Kimia Bahan Baku Cat di Jepang Meledak, 5 Karyawan Terluka

Baca juga: Plt Bupati Nganjuk Minta Maaf soal Bupati yang Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan: Ada Sedikit Ujian

Baca juga: Lebih Baik Dipenjara daripada Putar Balik, Kata Wanita Pemalang yang Mengaku 6 Tahun Tak Mudik

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved