GIAT INTERNATIONAL UNNES
39 Mahasiswa UNNES Mengabdi di Kampung Malaysia, Edukasi Farmasi dan Obat Herbal Tradisional
Sebanyak 39 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam program GIAT International 4 UNNES
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, TANJUNG MALIM, MALAYSIA — Sebanyak 39 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam program GIAT International 4 UNNES x UPSI melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Tanjung Malim, Perak, Malaysia, Kamis (0l7/5/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program International Community Service yang bertujuan memperkuat kolaborasi lintas negara sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok yang ditempatkan di dua wilayah berbeda, yakni Kampung Ketoyong dan Kampung Simpang Empat.
Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa mengadakan berbagai aktivitas yang berfokus pada peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.
Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan adalah pelatihan pembuatan obat herbal tradisional dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan alternatif pemanfaatan tanaman herbal sebagai upaya menjaga kesehatan sekaligus melestarikan pengetahuan pengobatan tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Selain itu, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar).
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya memperoleh obat dari sumber yang tepat, menggunakan obat sesuai aturan, menyimpan obat dengan benar untuk menjaga kualitasnya, serta membuang obat yang sudah tidak digunakan secara aman dan ramah lingkungan.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Warga tidak hanya mengikuti materi yang disampaikan, tetapi juga terlibat secara langsung dalam praktik pembuatan obat herbal dan diskusi mengenai penggunaan obat yang aman.
Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan masyarakat menjadi sarana pertukaran pengetahuan sekaligus mempererat hubungan sosial dan budaya antara Indonesia dan Malaysia.
Salah satu representasi warga Kampung Ketoyong yaitu Mayang mengatakan, “Saya amat senang melihat keghairahan pelajar Indonesia melawat dan membantu penduduk setempat. Saya harap mereka sentiasa sihat dan terus memberi impak positif kepada penduduk setempat. Terbaik hingga berjaya.”
Program GIAT International 4 UPSI x UNNES diharapkan dapat menjadi jembatan kerja sama berkelanjutan antara institusi pendidikan Indonesia dan Malaysia, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan sosial dan kesehatan masyarakat melalui pendekatan yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.(***)
| Aliansi Santri Pati Desak Polres Demak Tahan Oknum Tokoh Agama Pelaku Pencabulan di Karangawen |
|
|---|
| Misteri Kematian Bocah 11 Tahun di Sragen, Bilqis Ditemukan Tewas Masih Berseragam Pramuka |
|
|---|
| Kecelakaan Maut Wanita Tewas Terlindas Truk Kontainer Saat Dibonceng Ayahnya |
|
|---|
| Tragis, Pemandu Wisata Tewas Setelah Kendaraannya Hilang Kendali Tabrak Pohon |
|
|---|
| Begini Progres Pembangunan Mal Terbesar Indonesia di Kota Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260606_unnes68589999.jpg)