Berita Cilacap
Perumdam Cilacap - Nindya Karya Kerja Sama Bangun Instalasi Pengolahan Air di Kesugihan
Perumdam Tirta Wijaya Cilacap-PT. Nindya Tirta Unggul bekerja sama pengelolaan unit produksi di Kecamatan Kesugihan.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
Penulis: Permata Putra Sejati
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Wijaya Kabupaten Cilacap bersama dengan PT. Nindya Tirta Unggul melakukan perjanjian kerjasama.
Perjanjian kerjasama dalam bangun kelola alih milik investasi dan pengelolaan unit produksi di Kecamatan Kesugihan.
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dilaksanakan di ruang Gadri Komplek Kantor Pemkab Cilacap pada Selasa (18/5/2021).
Penandatangan disaksikan langsung oleh Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji.
Baca juga: Ironi, Pimpinan LSM Gerakan Anti Korupsi Lakukan Pemerasan, Polisi Pun Langsung Membekuknya
Baca juga: PWI Putuskan Pelaksanaan Porwanas Mundur di Tahun 2022
Baca juga: Penumpang di Terminal Bulupitu Purwokerto Melonjak Pasca Aturan Larangan Mudik Berakhir
Baca juga: Informaasi CPNS 2021, Pemkab Banyumas Buka 2.320 Formasi
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dilakukan oleh Direktur Utama Perumdam Tirta Wijaya, Bambang Yulianto dengan Direktur Utama PT. Nindya Tirta Unggul yang diwakilkan oleh Direktur Keuangan dan SDM PT. Nindya Karya (Persero) Sri Haryanto.
Dalam laporannya, Direktur Utama Perumdam Tirta Wijaya, Bambang Yulianto menyampaikan latar belakang dilakukannya kerjasama karena kebutuhan air bersih cukup tinggi.
Terutama kebutuhan masyarakat dan industri sejalan dengan pertumbuhan industri di Cilacap.
Latar belakang selanjutnya yaitu keterbatasan pendanaan dari Perumdam Tirta Wijaya Kabupaten Cilacap.
Pihaknya meminta ijin kepada Bupati, agar menggandeng investor membangun IPA (Instalasi Pengolahan Air) dengan kapasitas 400 meter kubik per jam di Kesugihan.
Tentunya untuk meningkatkan kapasitas produksi dan ketersediaan pasokan air bersih karena kapasitas yang ada tidak mencukupi lagi sementara permintaan masyarakat dan industri kian meningkat.
"Harapan kami pelayanan air bersih di Cilacap dapat semakin terlayani dengan baik," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, sebagaimana dalam rilis.
Terkait dengan ruang lingkup dan bentuk kerjasama yaitu kerjasama Bangun Kelola Alih Milik ( Build Operate Transfer / BOT ).
Untuk harga air curah dari hasil proses tersebut yaitu sebesar Rp 3.900 per meter kubik dengan kenaikan 5 persen per tahun dan dengan periode kerjasama selama 15 tahun.
Konsekuensi dari BOT ini ada dua yaitu yang pertama terhadap konsorsium dalam hal ini PT. Nindya Tirta Unggul ada hak dan kewajiban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pdam-cilacap-kerja-sama-dengan-pt-nindya.jpg)