Breaking News:

Berita Banjarnegara

Tak Disangka, Kota Kecil Banjarnegara Raih WTP 8 Kali Berturut-turut, Tertinggi di Jateng

Kabupaten Banjarnegara meraih prestasi membanggakan di bidang laporan keuangan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Penyerahan laporan hasil pemeriksaan (LHP) tahun anggaran 2020 oleh BPK ke Bupati Banjarnegara. 

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Kabupaten Banjarnegara meraih prestasi membanggakan di bidang laporan keuangan. Daerah itu memperoleh penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 8 kali berturut-turut, sejak tahun 2013 lalu. 

Penghargaan WTP atas pencapaian laporan keuangan tahun 2020 dari Kementerian Keuangan RI Selasa (18/5/2021) lalu yang diterima oleh Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, di Semarang.

Yang lebih membanggakan, pada penghargaan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berhasil meraih nilai tertinggi dari hasil pemantauan penyelesaian tindak lanjut sampai akhir tahun 2020.

Banjarnegara memeroleh nilai 94,86, disusul Kota Surakarta (93,16), Kabupaten Magelang (91,30) dan Kabupaten Kendal (79,71).  Nilai tersebut berada di atas rata-rata nasional sebesar 75,6 persen.

Bupati Budhi Sarwono berterima kasih kepada jajaran Pemkab dan masyarakat Banjarnegara yang terus mendukung program pembangunan di bawah kepemimpinannya. 

“Prestasi ini adalah milik kita bersama,” kata Budhi Sarwono

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Banjarnegara dinilainya telah bekerja keras mewujudkan tata kelola pembangunan dan keuangan yang transparan dan akuntabel. 

Rakyat pun disebutnya telah memberikan dukungan yang nyata sehingga fokus pembangunan terutama di bidang infrastruktur dan ekonomi bisa bertahan dan tetap berjalan di tengah wabah Covid-19.

Budhi menegaskan, Banjarnegara menerima WTP bukan hanya karena tata kelola keuangannya yang bagus, tapi secara nyata hasil kinerja Pemkab terlihat . 

"Jadi bukan sekadar bukti administrasi dan SPJ, tapi benar-benar kinerja Pemkab Banjarnegara yang berdampak langsung dan dinikmati oleh masyarakat, " katanya

Sekda Banjarnegara Indarto menjelaskan, opini WTP diberikan atas akuntabilitas laporan keuangan yang dilakukan setiap tahun. Daerah yang memperoleh WTP ini pun mendapat apresiasi, yakni berhak memperoleh Dana Insentif Daerah atau DID. 

Kepala Perwakilan BPK Jateng Ayub Amali yang menyerahkan LHP BPK secara langsung kepada Bupati Banjarnegara bersama kepala daerah dari kabupaten/kota di Jawa Tengah. 

Ayub Amali menyampaikan, pandemi berdampak besar dalam pelaksanaan pemeriksaan BPK. 

Mempertimbangkan situasi pandemi, kata dia, BPK melakukan penyesuaian-penyesuaian pada metode dan prosedur pemeriksaan. Ayub berharap LHP yang sudah disampaikan BPK dapat memotovasi Pemda untuk terus memperbaiki pertanggungjawaban pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. 

“Mari kita bersama-sama berusaha dan berkomitmen untuk menyelenggarakan keuangan negara dan daerah yang transparan dan akuntabel,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved