Breaking News:

Pendidikan

Dorong Dosen Buat Proposal Penelitian dan Pengabdian, LPPM Unika Soegijapranata Gelar Workshop

LPPM Unika Soegijapranata menggelar workshop penyusunan proposal hibah Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Penulis: m zaenal arifin
Editor: rival al manaf
Istimewa
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA, menyampaikan materi dalam workshop penyusunan proposal yang digelar LPPM Unika Soegijapranata Semarang, kemarin. (Ist) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - LPPM Unika Soegijapranata menggelar workshop penyusunan proposal hibah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Workshop yang digelar bekerja sama dengan Forkom LPPM Jateng itu diselenggarakan secara virtual melalui ruang virtual Unika Soegijapranata, kemarin.

Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC menyampaikan, profil untuk seorang dosen akan ditentukan dari hasil-hasil yang didapatkan dalam penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Baca juga: Unika Soegijapranata Semarang Tambah Satu Layanan Mahasiswa Berupa Bus yang Didesain Khusus

Baca juga: Prodi Sistem Informasi Unika Raih Akreditasi B dari BAN-PT

Baca juga: Tim Mahasiswa Prodi Akuntansi FEB Unika Soegijapranata Semarang Raih Dua Prestasi Tingkat Nasional

"Hibah dari Dikti terkait dengan penelitian maupun pengabdian masyarakat ini sangat membantu, terutama bagi perguruan tinggi swasta dalam membangun rekam jejak karir agar dapat menapak jenjang karirnya menjadi lebih tinggi," katanya, dalam keterangannya, Jumat (21/5/2021).

Dalam workshop tersebut menghadirkan langsung para pakar.

Dengan begitu diharapkan semakin mendorong para dosen dalam menyusun proposal yang berkualitas dan berpeluang lebih besar untuk lolos di Kemendikbud Ristek nantinya.

"Besar harapannya dengan workshop ini, perguruan tinggi yang mengirimkan proposalnya untuk di review itu bisa menghasilkan proposal-proposal yang memiliki daya gempur lebih besar untuk masuk dalam Kemendikbud Ristek," harapnya.

Sementara, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA, menegaskan bahwa LLDikti telah memfasilitasi kurang lebih 782 staf pengajar untuk mendapatkan jabatan fungsional asisten ahli dan lektor dengan peserta SK Inpassing sejumlah 1.664.

"Masih ada 4.192 staf pengajar yang masih belum punya jabatan fungsional, salah satu sebabnya adalah karena belum punya publikasi penelitian maupun pengabdian masyarakat," katanya.

Baca juga: Resep Mi Goreng Ala Pedagang Kaki Lima Cocok untuk Makan Malam

Baca juga: Unika Soegijapranata Lakukan Pertukaran Pelajar Realisasikan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Baca juga: IACO Unika Motivasi Mahasiswa Ikut Program Pertukaran Pelajar Internasional

Oleh karenanya, ia menyampaikan apresiasi kepada Forkom LPPM Jateng yang telah mengadakan workshop penyusunan proposal hibah Kemendikbud Ristek.

Dengan begitu, para pengajar dapat belajar untuk membuat proposal untuk diajukan ke Kemendikbud Ristek.

Dalam workshop tersebut, hadir sebagai narasumber yaitu reviewer penelitian Kemendikbud Ristek, Drajat Tri Kartono, reviewer pengabdian Kemendikbud Ristek, R Wisnu Nurcahyo, dan penerima hibah Kemendikbud Ristek, Prof Dr Ir Y Budi Widianarko. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved