Breaking News:

Berita Kudus

Buntut Video Viral Dewi Persik Manggung Acara Khitanan di Kudus, Bupati HM Hartopo Malah Kecewa

Video artis ibu kota Dewi Persik manggung di acara khitanan di Kudus viral. Bupati Kudus HM Hartopo pun berang. Prokes tak dijalankan.

ISTIMEWA
Tangkapan layar video artis Dewi Persik manggung di acara khitanan di Kudus viral. Dalam video tersebut terlihat penonton berkerumun dan sejumlah orang tidak mengenakan masker 

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Video artis ibu kota Dewi Persik manggung di acara khitanan di Kudus viral. Dalam video tersebut terlihat penonton berkerumun dan sejumlah orang tidak mengenakan masker. 

Pelantun lagu "Stop, Engkau Mencuri Hatiku" manggung di acara khitanan anak pengusaha busana muslim di Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, pada Sabtu, (22/5/2021) kemarin. 

Banyak pihak mempertanyakan acara tersebut karena terselenggara pada masa pandemi Covid. Terkhusus di tengah kondisi jumlah pasien Covid-19 Kabupaten Kudus melonjak pesat. 

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan setelah adanya laporan acara tersebut, dia sudah menelpon Kapolres Kudus terkait penanganannya. Kata Hartopo, pihak penyelenggara dipanggil polisi untuk dimintai keterangan.

"Terkait Dewi Persik, tadi saya sudah telpon Pak Kapolres dalam penanganannya. Dan siang ini semua dari pihak penyelenggara mulai EO, Forkompincam, Babinsa, Bhabinkamtibmas, semua dipanggil untuk ke Polres Kudus dimintai keterangan," kata Hartopo, Minggu, (23/5/2021). 

Baca juga: Kusdinar Untung Yuni Sukowati akan Dilantik Jadi Bupati Sragen Terpilih

Baca juga: New DTKS Tingkatkan Akurasi Data Penerima Bansos, Bupati Umi: Jangan Sampai Asal Input

Baca juga: Surga Tersembunyi di Objek Wisata Guci Curug Serwiti, Suguhkan Spot Foto Selfie Pemandangan Alam. 

Baca juga: Mytha Lestari Damprat Netizen yang Komentari Fisik Putranya: Tanya Sama yang Nyiptain

Untuk keterangan lebih lanjut, kata dia, akan disampaikan pihak kepolisian terkait pemanggilan tersebut.

Hartopo mengimbau kepada masyarakat Kudus untuk punya kesadaran protokol kesehatan. Karena itu vital untuk mencegah penularan Covid-19.

"Kita boleh untuk bekerja, boleh ada pergerakan ekonomi. Tapi harus seirinh sejalan dengan protokol kesehatan,"  imbuhnya.

Dia meminta masyarakat memahami imbauan pemerintah baik melalui surat edaran maupun peraturan gubernur untuk dipahami.

"Jangan sampai diabaikan," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved