Breaking News:

Berita Kriminal

Penembakan Massal di Rel Kereta Api Tewaskan 8 Orang, Ini yang Dilakukan Pelaku saat Polisi Datang

Delapan orang tewas dalam aksi penembakan di rel perkeretaapian Amerika Serikat (AS) pada Rabu (26/5/2021).

Editor: rival al manaf
(AP PHOTO/NOAH BERGER)
Aparat keamanan berada di TKP penembakan California di Valley Transportation Authority (VTA), San Jose, California, Amerika Serikat, Rabu (26/5/2021). Penembakan ini menewaskan delapan orang, termasuk penembak yang bunuh diri. 

TRIBUNJATENG.COM, AS - Delapan orang tewas dalam aksi penembakan di rel perkeretaapian Amerika Serikat (AS) pada Rabu (26/5/2021).

Pelakunya adalah seorang pekerja transportasi umum.

Ia lalu bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri sebelum polisi tiba.

Baca juga: Satgas Ringkus Penyuplai Senjata Api KKB Papua, Ternyata Juga Penembak Letda Blegur

Baca juga: Aparat Buru Jejak KKB Anak Buah Terinus Enumbi yang Tertangkap, Ternyata DPO Kasus Penembakan

Baca juga: Oknum Anggota DPRD Bangkalan Jadi Eksekutor Penembakan, Terancam 20 Tahun Penjara

Baca juga: Kisah Kelam Kapal Perang Amerika Diserang Jet Tempur Israel, Ternyata Salah Sasaran

Beberapa orang juga terluka dalam penembakan California di kompleks pemeliharaan kereta api di San Jose, selatan San Fransisco.

Beberapa media mengidentifikasi tersangka sebagai Samuel Cassidy, karyawan dari Valley Transportation Authority (VTA) yang menyediakan layanan kereta api dan bus untuk San Jose, pusat lokasi Silicon Valley.

Para korban termasuk pegawai VTA ditemukan tertembak di dua gedung berbeda lokasi.

Russell Davis wakil Sheriff Santa Clara County mengatakan, aparat keamanan mendapat beberapa panggilan 911 pada pagi hari yang melaporkan penembakan aktif.

Kemudian tim penjinak bom dikerahkan setelah anjing pelacak mendeteksi beberapa jenis bahan peledak di TKP, dan terus memeriksa situs itu Rabu sore, lanjut Davis dikutip Kompas.com dari AFP.

Namun agen FBI Craig Fair memperingatkan, TKP yang cukup luas akan butuh banyak waktu untuk diproses.

Presiden AS Joe Biden menyebut insiden penembakan California ini sebagai tragedi mengerikan, dan memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang.

Baca juga: Penembakan Misterius di Toko Milik Anggota DPRD: Murni Mendadak Tergeletak, Kepala Berlumuran Darah

Baca juga: Berlangsung Sangat Cepat, 8 Orang Tewas, Pelaku Penembakan Indianapolis Bermotif Rasial atau Etnik

Baca juga: Penembakan Lagi di AS, 8 Tewas di Gudang FedEx Indianapollis

"Sekali lagi, saya mendesak Kongres untuk segera mengambil tindakan dan memperhatikan seruan rakyat Amerika, termasuk sebagian besar pemilik senjata api, guna mengakhiri epidemi kekerasan senjata di Amerika ini," desak Biden.

Sementara itu Wali Kota San Jose, Sam Liccardo, berkata bahwa "Ini adalah momen yang sangat kelam bagi kami dan warga kami."

Aparat keamanan setempat berujar, penembakan California dilaporkan sebelum pukul 07.00 pagi waktu setempat dan terjadi dalam pertemuan pegawai.

Setidaknya ada 80 staf di TKP saat penembakan California terjadi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penembakan di California AS: 8 Orang Tewas, Pelaku Bunuh Diri"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved