Berita Kendal
Bupati Kendal Dico Beri Perhatian pada Tiga Titik yang Alami Lonjakan Covid-19 Signifikan
Ketiga tempat yang menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Kendal diminta Bupati Dico M Ganinduto untuk ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: moh anhar
Penulis: Saiful Masum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal mengalami peningkatan cukup signifikan pasca libur Lebaran Idulfitri 2021.
Dari rata-rata hanya 100-an kasus aktif sebelum Lebaran, kini mencapai 406 kasus aktif dengan penyumbang terbanyak di Desa Ngareanak Kecamatan Singorojo, Lapas Kelas IIA Kendal, dan Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal.
Tiga tempat yang menjadi klaster baru penyebaran virus ini menjadi perhatian khusus Bupati Kendal, Dico M Ganinduto.
Katanya, segala upaya terus dilakukan pemerintah daerah melalui Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan setempat.
Ia berharap, para tenaga kesehatan (nakes) bisa lebih maksimal menelusuri kontak erat dengan pasien untuk mengetahui lebih dini siapa saja masyarakat yang terpapar Covid-19.
Dengan itu, Dinkes bisa lebih cepat mengambil tindakan untuk memisahkan warga yang sudah terpapar agar tidak menularkan virus kepada masyarakat lain.
Bisa melalui isolasi mandiri di rumah masing-masing, atau isolasi terpusat di rumah karantina desa dan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC).
"Kami fokuskan sekarang tracing-nya, kami cek lagi di Lapas. Mereka padahal sudah terisolasi, saat Ramadan, saya cek tidak menerima kunjungan. Kami akan cek lagi pastikan tidak terulang lagi," terangnya, Jumat (28/5/2021).
Baca juga: Ucapan Harun Al Rasyid dan Wakil Ketua KPK Berbeda, Najwa Shihab Kesal: Jadi Siapa yang Mengarang?
Baca juga: Temukan Oknum Polisi Terlibat Kasus Kendaraan Bodong di Pati, Kapolda: Kami Sudah Periksa Dia
Baca juga: Firli Bahuri Dituding Waspadai Pegawai KPK, Novel Baswedan: Dia Pernah Bermasalah Kode Etik Berat
Baca juga: Inilah Sosok Bude Satu-satunya Kerabat Jokowi yang Bisa Dihubungi Felicia Tissue Curhat Soal Kaesang
Menurut Dico, ketiga tempat yang menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Kendal sudah ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan.
Beberapa upaya dilakukan untuk mengetahui awal kemungkinan penyebaran virus.
Kata Dico, pihaknya juga sudah mengirimkan sampel ke Provinsi Jawa Tengah untuk mengetahui ada tidaknya mutasi baru pada virus karena terjadi penularan sangat cepat.
Hasilnya dapat menentukan langkah dan kebijakan apa yang bakal diambil untuk menghentikan laju penularan Covid-19.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan protokol kesehatan guna menambah safety pada diri dan keluarga dari paparan Covid-19.
"Sesuai arahan pemerintah pusat, nanti wilayah zona merah aktivitas dibatasi, khususnya di tempat wisata. Kita pantau terus namun jangan sampai terlalu berlebihan agar roda ekonomi tidak berhenti, sehingga dampak ekonomi dan kesehatan tetap terjaga. Sampai saat ini pariwisata aman belum ada laporan dampaknya," terang Dico.
Baca juga: Karanganyar Zona Orange, Dinas Kesehatan Minta Masyarakat Jangan Lengah Protokol Kesehatan
Baca juga: Kisah Pilu M Ibu Hamil Kecelakaan Tersenggol Minibus, Melahirkan di Jalan, M dan Bayinya Meninggal
Baca juga: PDIP Sambut Positif Ajakan Gerindra Berkoalisi, Kode Usung Prabowo-Puan di Pilpres 2024?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-kendal-dico-m-ganinduto-mei-2021.jpg)