Pertamina Cilacap
Profil Mitra Binaan Kilang Pertamina Cilacap: Getuk Nylekitho, Setia Menjaga Warisan Rasa
Wadah besar berisi singkong rebusan itu baru saja diangkat oleh Suwaryan, lalu dipindahkan ke dalam wadah lain untuk ditumbuk (dihancurkan).
“Kami juga ikut meramaikan pasar kuliner Car Free Day (CFD) di alun-alun kota Cilacap,” tambahnya.
Gethuk tumbuk Nylekitho kini sudah dikenal di kalangan pecinta jajanan tradisional. Pesanan juga datang dari instansi, untuk rapat, arisan maupun hajatan.
Bahan baku singkong memanfaatkan sumber daya lokal dan sebagian dari daerah lain.
“Karena singkongnya harus memiliki kandungan aci rendah dan gula merahnya harus murni dari nira," lanjut Bariyah.
Saat ini Suwaryan dan Bariyah telah menjadi mitra binaan Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap dan memiliki 5 orang pekerja dengan upah harian, ditambah tenaga pemasaran.
Diakui Waryan, awal pandemi Covid-19 pada Februari 2020, sempat memukul usaha mereka.
"Alhamdulillah, berkat program kemitraan Pertamina kami merasa sangat terbantu,” ucapnya.
Sejak menjadi mitra Pertamina, Waryan mengakui mendapat banyak pelatihan tentang strategi pemasaran, terutama pemasaran di saat pandemi dan cara mengenali karakteristik pelanggan.
Dampaknya omzet gethuk Nylekitho meningkat tajam.
“Sekarang omzet kami mencapai 30 hingga 40 jutaan dari yang semula hanya 4 jutaan per bulan,” ucapnya bersyukur.
Waryan terus melakukan inovasi dengan mengembangkan varian produk dan penyajian agar bisa memenuhi keinginan pelanggan.
“Berkat dukungan Pertamina pula kami bisa membuat inovasi pengemasan sesuai tren dengan teknik marketing media sosial. Selain itu menerapkan sistem titip jual ke beberapa kantin atau toko makanan di Cilacap,” katanya.
Sementara itu momentum Idhul Fitri 1422 H, berdampak positif dengan lonjakan pemasukan.
Tradisi masyarakat Cilacap merayakan lebaran bersama keluarga menjadi peluang menyajikan menu jajanan tradsional.
“Meski pemerintah memberlakukan aturan tidak mudik, pesanan gethuk nylekitho pada moment ini mampu menaikkan usaha kami,” imbuh Waryan.
Hatim Ilwan, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Refinery Unit IV Cilacap memastikan, setiap mitra binaan Pertamina mendapatkan perhatian dan pendampingan penuh dari perusahaan.
"Kewajiban kami tidak hanya memberikan stimulus dalam hal pendanaan tapi juga memberikan pelatihan hingga para mitra kami dapat berkembang dan Insya Allah sampai sukses," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bariyah-pengusaha-getuk-singkong-merk-nylekitho-di-jalan-wahidin.jpg)