Breaking News:

Berita Sragen

Gratis, SMK Negeri 1 Kedawung Sragen Kini Dilengkapi Asrama, Apa Syarat Masuknya?

SMK Negeri 1 Kedawung Sragen akan hadirkan program boarding school pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 mendatang.

TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Tampak depan SMK Negeri 1 Kedawung, Sragen 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kedawung Sragen akan hadirkan program boarding school pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 mendatang.

Program tersebut akan diberikan secara cuma-cuma atau gratis kepada siswa-siswi yang kurang mampu namun berprestasi dan berasal dari luar Kecamatan Kedawung.

"Pelaksanaan PPDB di tahun ajaran 2021 2022 SMK Negeri 1 Kedawung Sragen ada program semi boarding."

"Ini diperuntukan bagi siswa yang berprestasi, tetapi kurang mampu, dan jarak rumah-sekolah terbilang jauh," kata Kepala SMKN 1 Kedawung Sragen, Budi Isnanik.

Siswa-siswi berprestasi tersebut akan dibantu mulai dari biaya transportasi, buku, seragam dan kebutuhan lainnya akan dibantu pihak sekolah.

Isna melanjutkan, dalam program ini pihaknya akan memberikan beasiswa kepada 30 siswa terlebih dahulu. Secara bertahap akan bertambah di tahun ajaran selanjutnya.

Baca juga: Promosikan Wisata Rembang, Disporapar Jateng Ajak ASITA Jogja Membatik di Lasem

Baca juga: Ini Jawaban Member BTS Soal Lebih Suka Dipanggil dengan Nama Panggung atau Nama Asli

Baca juga: Protokol kesehatan Masih Diremehkan Warga Kudus, Kodam IV/Diponegoro Kerahkan 450 Personel Gabungan

Baca juga: Protes Sulit Dapat Air Bersih, Puluhan Warga Beji Banyumas Geruduk Balai Desa

"Ditahap ini nanti baru 30 siswa terlebih dahulu, tahun berikutnya 30 lagi, tahun selanjutnya nanti tambah lagi 40 sampai 100 siswa," katanya.

Lulus dengan Sertifikat LSP

Baru-baru ini, guru-guru SMK Negeri 1 Kedawung telah membentuk LSP P1. LSP-P1 Pendidikan bertujuan melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja terhadap peserta pendidikan.

Pelatihan berbasis kompetensi dilingkungannya dan atau sumber daya manusia dari jejaring kerja lembaga induknya, sesuai ruang lingkup yang diberikan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

"Masa pandemi ini guru-guru membentuk LSP P1 sehingga nanti bisa membantu anak memberikan modal anak. Jadi lulus tidak hanya mempunyai ijasah saja tetapi sekaligus sertifikat LSP yang berlambang burung garuda," lanjut Isna.

Dengan LSP ini, pihaknya berharap angka keterserapan lulusan SMK Negeri 1 Kedawung Sragen lebih meningkat lagi dan segera tuntas.

Baca juga: Cetak Rekor, Angka Kematian Akibat Corona di Kudus Tembus 32 Orang Sehari‎

Baca juga: Viral Dua Mobil Berhenti di Tengah Jalan Ringroad, Polisi Belum Bisa Pastikan Konvoi atau Balap Liar

Baca juga: Chord Kunci Gitar Terlalu Baik Near & Mkartikawati

Baca juga: Duo Persija Resmi ke Persis Solo, Heri Susanto: Siapapun yang Siap, Itu yang Main

"Harapannya angka keterserapan lulusan SMK Kedawung lebih meningkat sekaligus menangkis isu bahwa SMK penyumbang pengangguran itu tidak ada di sini," tandasnya. (*)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved