Berita Kudus
Ambil Sikap Tegas, Bupati Kudus HM Hartopo Tutup Dua Tempat Wisata Religi Hingga 14 Juni 2021
Seluruh tempat wisata di Kabupaten Kudus ditutup hingga 14 Juni 2021. Hal itu untuk menekan lonjakan kasus terkonfirmasi positif.
Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
Penulis: Raka F Pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Seluruh tempat wisata di Kabupaten Kudus ditutup hingga 14 Juni 2021.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menutup wisata religi itu untuk menekan lonjakan kasus terkonfirmasi positif.
Bupati Kudus, HM Hartopo menginstruksikan agar tempat wisata di Kabupaten Kudus tutup sementara waktu.
"Seluruh tempat wisata kami tutup untuk mencegah kerumunan," ujar dia, disela-sela kunjungannya ke Makam Sunan Kudus, Kamis (3/6/2021).
Hartopo menyatakan, pihaknya meminta agar Satgas Covid-19 untuk masing-masing desa tegas dalam mengikuti aturan tersebut.
Termasuk menghalau atau melakukan penyekatan saat ada wisatawan yang mencuri kesempatan.
Baca juga: Ganjar Pranowo : Bandara Purbalingga Sudah Beroperasi, What Next?
Baca juga: Ampun Komandan! Kata Habel Warga Puncak Memohon Sebelum Ditembak Mati KKB Papua
Baca juga: Ini Respons Nia Ramadhani Saat Sang Anak Kerap Request Makanan Setara Gaji Susternya
Baca juga: Simbah-simbah Emoh Suntik Vaksin, DKK Karanganyar Belum Tahu Penyebabnya
"Penyekatan dilakukan untuk membatasi pengunjung dari luar kota," ucap dia.
Dia juga berencana akan memperhitungkan pelaku wisata yang terdampak karena penutupan tempat wisata.
Di antaranya tukang ojek Colo yang selama ini menggantungkan dari mata pencahariannya sebagai tukang ojek.
"Nanti kami minta bantuan dari pemerintah pusat dan Pemprov Jateng untuk bisa membantu. Karena anggaran kami sudah kena refocusing dan dana TT (tidak terduga) juga sudah menipis," ucapnya.
Pihaknya meninjau pelaksanaan penutupan sejumlah tempat wisata tersebut bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kepala BNPB, Letjen Ganip Warsito mengatakan pelaksanaan penutupan wisata religi sudah dilakukan secara baik.
"Instruksi tempat wisata ditutup sementara sudah dilakukan. Ini upaya untuk menekan angka covid-19," kata dia.
Menurutnya, peningkatan kasus Covid-19 terjadi setelah libur Hari Raya Idulfitri karena silaturahim bersama keluarga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/penutupan-tempat-wisata-di-kudus.jpg)