Breaking News:

Berita Purbalingga

Viral Info di Media Sosial Banyak Baut Jembatan Merah Lepas, Bupati Purbalingga Langsung Cek TKP

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi bergerak setelah viral informasi banyak maut di Jembatan Merah lepas. Pemkab akan segera melakukan perbaikan

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
ISTIMEWA
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi bersama dengan Ketua DPRD, Bambang Irawan dan Plt DPUPR Agus Winarno saat meninjau kondisi jembatan merah secara langsung, Sabtu (5/6/2021). 

Penulis: Permata Putra Sejati 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Sebuah informasi viral di media sosial, baut-baut jembatan merah yang menghubungkan Kecamatan Karangmoncol dan Pengadegan lepas. 

Menanggapi informasi tersebut, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi langsung meninjau ke lokasi. 

"Setelah kami cek ke lokasi, benar, bautnya ada yang lepas. Agar tidak semakin parah, maka kami lakukan perbaikan segera," ujar Bupati Tiwi saat meninjau kondisi jembatan secara langsung, Sabtu (5/6/2021). 

Jembatan merah itu sampai saat ini belum bisa difungsikan.

Jembatan sepanjang 130 meter yang melintang diatas Sungai Karang tersebut, saat ini hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. 

Bupati mengatakan telah mengalokasikan anggaran di tahun 2021 untuk perbaikan jembatan merah tersebut. 

Baca juga: Ketahuan Satpol PP Tak Pakai Masker di Kabupaten Tegal, Ada Sanksi Push Up hingga Denda Rp 100 Ribu

Baca juga: Reaksi Gummy Saat Diminta Jawab Siapa yang Lebih Dulu Jatuh Cinta, Dia Atau Jo Jung Suk?

Baca juga: Ini Video Alexandre Pato Beri Ucapan Selamat untuk Gading Marten dan Persikota Tangerang

Baca juga: Rekaman Pacul Sebut Puan Wapres hingga Ganjar 0,00 Persen, Hasto: Malah Bocor

Diharapkan dengan adanya perbaikan tersebut jembatan maka segera bisa berfungsi dengan baik. 

"Anggaran itu kami alokasikan untuk penguatan jembatan," ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Bupati meninjau jembatan didampingi Ketua DPRD Purbalingga, HR Bambang Irawan dan Plt DPUPR, Agus Winarno.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Purbalingga, Agus Winarno menambahkan jika jembatan tersebut dibangun pada 2017 dengan anggaran Rp 28 Miliar.

Berdasarkan rekomendasi Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ), jembatan yang dibangun tahun 2017 perlu perbaikan agar layak dilalui kendaraan besar dan berat boleh melintas.

"Sesuai rekomendasi dari KKJTJ perlu dilakukan perbaikan agar layak dilalui kendaran besar dan berat boleh melintas," katanya. 

Baca juga: Terjadi Lagi di Waduk Kedung Ombo, Kali Ini Kakak Beradik Tewas Tenggelam

Baca juga: Pembatalan Keberangkatan Haji 2021, GP Ansor Jateng: Pilihan Pahit Paling Realistis

Baca juga: Hari Lahir Soekarno 6 Juni yang Ditandai Letusan Gunung Kelud 1901

Jembatan sepanjang 130 meter itu menghubungkan Desa Pepedan di Kecamatan Karangmoncol dan Desa Tegalpingen kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved