Berita Semarang
Deretan Curanmor Semarang Digawangi Para Bocil: Buat Gaya dan Trek-trekan
Fenomena para bocil melakukan aksi pencurian sepeda motor di Kota Semarang beberapa kali terjadi.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fenomena para bocil (bocah cilik) melakukan aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) di Kota Semarang beberapa kali terjadi.
Data yang dihimpun Tribunjateng.com, ada dua kejadian curanmor yang digawangi para bocil.
Kejadian pertama ada dua bocah di Semarang nekat mencuri sepeda motor temannya sendiri. Dua tersangka masing-masing ETP (15) dan YPA (11).
ETP masih pelajar kelas 3 SMP, YPA kelas 5 SD. Mereka warga Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Melakukan aksinya di Kecamatan Tugu, Kota Semarang.
Mereka berhasil diamankan Polsek Tugu, motif kedua tersangka mencuri motor bukan untuk dijual. Motor itu digunakan ajang trek-trekan atau balap liar. Motor itu milik Ali Sidqon (40) warga Mangkang.
Ali menyerahkan motor itu untuk anaknya yang berinisial DK (15) untuk transportasi sekolah. Motornya diparkirkan di samping SMP Hasanudin 5 Semarang Mangkang Wetan. Namun raib saat hendak digunakan untuk pulang sekolah. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (18/2/2020) sekira pukul 12.00 WIB.
Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Tugu melakukan pemeriksaan di tempat kejadian dan melakukan penyelidikan perkara tersebut.
Akhirnya penyelidikan berbuah hasil pada hari Minggu (1/3/2020) sekira pukul 14.00 tim Unit Reskrim berhasil mengamankan seorang pelaku ketika sedang mengendarai motor hasil curian tersebut.
Seorang tersangka utama yaitu ETP (15) juga berhasil ditangkap di rumahnya di Wonosari, Ngaliyan Semarang.
Menurut pihak kepolisian, motor yang dicuri berupa Yamaha Jupiter warna merah bernopol H2089AH.
Kondisi bodi motor sudah dipreteli oleh seorang tersangka, bodi motor berada di rumah satu tersangka.
Kasus itu berujung diversi karena mereka masih anak-anak dan akan menempuh ujian di Sekolah sehingga tidak melakukan penahanan.
Kejadian berikutnya, ada dua korban N dan S, dua tersangka yang masing-masing masih duduk di kelas 6 SD sempat diamankan pihak kepolisian.
Terdapat fakta baru dari kejadian itu, ternyata satu di antara bocil tersebut yakni N pernah melakukan hal serupa sebanyak tiga kali.
"Iya bocil berinisial N sudah tiga kali mencuri motor di wilayah Kelurahan Karangayu," ujar warga Saiful kepada Tribunjateng.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-curanmor_20170102_221631.jpg)