Berita Semarang
Deretan Curanmor Semarang Digawangi Para Bocil: Buat Gaya dan Trek-trekan
Fenomena para bocil melakukan aksi pencurian sepeda motor di Kota Semarang beberapa kali terjadi.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo
Mereka harus melakukan assesment terhadap keluarga sehingga anak tak melakukan hal berulang.
"Jika hanya dibiarkan terus ditakutkan anak akan melakukan hal serupa kalau treatmentnya tak benar, " ujarnya.
Dia berharap, masyarakat umum harus mengerti dorongan-dorongan anak dalam melakukan aksi kriminalitas.
Anak-anak dilindungi undang-undang, dalam keilmuan psikolog juga belum secara utuh nalaritas seperti orang dewasa.
"Boleh kita geram pada ulahnya, namun kita harus paham juga motif anak itu apa," terangnya.
Khusus orangtua, pesan dia, harus mensetarakan komunikasi dengan anak.
Apapun keinginan anak harus didengarkan. Orangtua jangan memposisikan sebagai orang dewasa yang selalu benar.
Orang dewasa pernah jadi anak sehingga tahu pola pikir anak. Sebaliknya anak tak pernah jadi orang dewasa sehingga sepatutnya orang tua harus melihat pemikiran anak.
"Kita harus menerima pikiran anak dahulu baru anak bisa menerima pikiran kita," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-curanmor_20170102_221631.jpg)