Breaking News:

Berita Kudus

RSUD Loekmono Hadi Terima Bantuan Mobil Laboratorium PCR dari Kemenkes

RSUD Loekmono Hadi Kudus mendapatkan bantuan sebuah mobil laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) dari Kementerian Kesehatan

TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Simulasi penanganan penderita virus corona di RSUD Loekmono Hadi, Kabupaten Kudus, Sabtu (1/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM --  RSUD Loekmono Hadi Kudus mendapatkan bantuan sebuah mobil laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) dari Kementerian Kesehatan untuk membantu meningkatkan jumlah pemeriksaan spesimen Covid-19 menyusul adanya lonjakan kasus corona.

"Dengan adanya mobil laboratorium bergerak surveilans dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta ini, kami optimistis kecepatan pemeriksaan spesimen Covid-19 semakin meningkat sehingga tidak perlu menunggu hasil yang terlalu lama," kata Direktur RSUD Loekmono Hadi, dr Abdul Aziz Achyar, Senin (7/6).

Mobil laboratorium PCR dari Kemenkes tersebut, kata Aziz, sampai di RSUD Kudus, pada 4 Juni lalu. Rencananya dimanfaatkan untuk pelayanan laboratorium dan meningkatkan jumlah pemeriksaan spesimen Covid-19.

Ia berharap, dapat mempercepat penegakan diagnosis karena selama ini semua pasien yang datang ke IGD harus dilakukan screening atau pemeriksaan Covid-19 dengan tes cepat (rapid test) antigen dan early warning score (EWS) atau skor risiko klinis.

Ketika pasien hasil EWS-nya di bawah 10, dikategorikan pasien suspek, sedangkan untuk memastikan positif atau negatif Covid-19 perlu kecepatan pengujian spesimennya.

Keberadaan mobil laboratorium tersebut dianggap tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Mobil laboratorium PCR tersebut terdiri atas tiga ruangan terpisah dan merupakan laboratorium biosafety level II. Terdapat mesin RT-PCR, PCR Genexpert (TCM), mesin ekstraksi otomatis, biosafety cabinet level II (BSL II), autoclave, laminar air flow, freezer, dan alat pengubah air dari udara untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Adapun kapasitas pemeriksaan mesin yang terdapat pada mobil tersebut, sebanyak 94 spesimen untuk sekali proses. Keberadaan mobil laboratorium PCR dapat membantu Pemkab Kudus dalam mengidentifikasi kondisi pasien yang terpapar Covid-19 sehingga memudahkan tim medis melakukan penanganan terhadap pasien yang terinfeksi virus tersebut.

Untuk pengoperasian mobil Lab juga didukung bantuan lima tenaga analis dan satu dokter spesialis patologi klinik. Sehingga banyaknya hasil penelusuran kontak dan pengetesan bisa diatasi dan rumah sakit juga lebih mudah serta cepat dalam penegakan diagnosis penyakitnya.

Sebelumnya, RSUD Loekmono Hadi Kudus telah memiliki laboratorium biomolekuler yang pengoperasiannya dengan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dengan dilengkapi alat ekstraksi RNA (Ribonucleid Acid) robotic. Dengan kapasitas pemeriksaan 400 spesimen per hari. (raf)

Baca juga: Peneliti Universitas Andalas Temukan Nasi Padang Instan, Cuma Masukan Air, Rendang Siap Disantap

Baca juga: Tak Ada Sergio Ramos, Ini 5 Nama yang Dipanggil Timnas Spanyol Setelah Busquets Positif Covid-19

Baca juga: Viral Video Imigran Disemprot Disinfektan Termasuk yang dari Indonesia, Malaysia Dikecam

Baca juga: Mobil Angkutan di Temanggung Terbakar Seusai Isi BBM di SPBU Kowangan

Penulis: raka f pujangga
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved