Breaking News:

Berita Kudus

Kenapa Angka Kasus di Kudus Tinggi? Ini Penjelasan Dinkes

Pertama karena tracing atau pelacakan kontak erat dengan warga positif Covid-19 secara masif, kemudian masih ada warga yang kurang ketat dalam menerap

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: m nur huda
Polres Kudus
Sinergi TNI-Polri bersama tim 3T (tracing, test dan treatment) melaksanakan tracking terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Sabtu (5/6/2021). 

Penulis: Rifqi Gozali

TRIBUNNJATENG.COM, KUDUS – Tingginya angka kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kudus ditengarai karena ada dua kemungkinan.

Pertama karena tracing atau pelacakan kontak erat dengan warga positif Covid-19 secara masif, kemudian masih ada warga yang kurang ketat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Pemeriksaan positif dan sebagainya terpengaruh juga dengan pelaksanaan hasil tracing yang kami laksanakan secara masif. Tentunya tidak mengesampingkan, mungkin juga memang ada beberapa warga masyarakat yang kemarin prokesnya masih agak kendor,” ujar Plh Kepala Dinas Kesehatan Kudus, Mas’ut.

Untuk itu, dia menekankan kepada seluruh warga agar semakin memperketat protokol kesehatan. Dengan begitu, kasus terkonfirmasi Covid-19 bisa ditekan.

“Prokes dan sebagainya untuk diperketat. Pakai masker dan sebagainya,” tandasnya.

Tingginya angka kasus di Kudus berbanding terbalik dengan ketersediaan tempat tidur pasien di rumah sakit. Kata Mas’ut, ketersedian tempat tidur pasien sudah sampai taraf mengkhawatirkan.

“Ketersediaannya memang mengkhawatirkan sehingga kondisinya memang masih sekitar 90-an kita harapkan masyarakat memperbaiki tingkat imunitas dan sebagainya perlu kerja sama semua pihak,” ujar dia.

Selain itu, Bupati Kudus HM Hartopo mengimbau kepada warga yang masih menjalani isolasi mandiri di rumah supaya berkenan menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan. Utamanya bagi warga yang isolasi mandiri di rumah masih tinggal bersama anggota keluarga yang negatif Covid-19.

“Dikhawatirkan, potensi penularan virus lebih besar apabila tinggal serumah dengan warga terkonfirmasi positif Covid-19.

Sampai pada 8 Juni 2021, di Kudus tercatat ada 1.987 kasus aktif. Dari kasus sebanyak itu 441 di antaranya menjalani perawatan di berbagai rumah sakit di Kudus.

Yang dirawat di luar Kudus terdapat 155 pasien. Sedangkan warga yang menjalani isolasi mandiri masih terdapat 1.211.

Sedangkan yang isolasi terpusat di Akbid Kudus terdapat sebanyak 32 orang dan di Asrama Haji Donoduhan terdapat 303 orang.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved