Breaking News:

Berita Kriminal

Puluhan Warga Semarang Tertipu Perumahan Bodong di Pedurungan, Kerugian Tembus Rp 4 Miliar

Pengembang real estate di wilayah Tlogomulyo Pedurungan ditangkap jajaran Satreskrim Polrestabes Semarang karena melakukan penipuan.

Penulis: Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengembang real estate di wilayah Tlogomulyo Pedurungan ditangkap jajaran Satreskrim Polrestabes Semarang karena melakukan penipuan.

Pelaku diketahui bernama Slamet Riyadi (36) warga Jagalan.

Ia mengaku sebagai Direktur PT Madinah Alam Persada menawarkan perumahan yang berlokasi di  Tlogomulyo Pedurungan kepada korbannya.

Baca juga: Sempat Melarikan Diri, Guru Ngaji yang Dilaporkan Cabuli 5 Murid Ditangkap Polisi

Baca juga: Bawaslu Tambah 298 Desa Antipolitik Uang pada 2021 di Jateng

Baca juga: Ruang ICU di Kabupaten Semarang Tersisa 10 Persen, Covid-19 Capai 11.717 Kasus

Baca juga: Tingkat Keterisian TT Pasien Covid-19 di Karanganyar Masih Aman, DKK Tetap Waspada

Wakapolrestabes Semarang, AKBP Iga D P Nugraha mengatakan pelaku melakukan penipuan menjual satuan perumahan atau lingkungan siap bangun (Lisiba).

Dia dianggap melanggar Pasal 154 UU RI NO 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan Dan Kawasan Pemukiman Atau  Pasal 378 KUHP.

"Ada tiga orang yang melaporkan kejadian ini dan setelah diselidiki ternyata ada 40 korban lainnya," jelasnya, saat gelar perkara di Polrestabes Semarang, Selasa (8/6/2021).

Menurutnya dari tiga pelapor mengalami kerugian bervariatif mulai dari Rp 75 juta, Rp 101 juta, dan Rp 160 juta.

Kemudian untuk 40 korban lainnya yang dihimpunnya kerugian ditaksir mencapai Rp 4 miliar.

"Tiga korban yang melapor adalah Soty Kanwilyanti, Lidya Sri Lestari, dan Widia Arip Soejitno," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved