Berita Salatiga
Sidak Persiapan Penanganan Pasien Covid-19, Gubernur Ganjar Minta Daerah Lain Tiru RSPAW Salatiga
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan pemantauan persiapan penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Paru dr Ario Wirawan (RSPAW).
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: moh anhar
Penulis: M Nafiul Haris
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan pemantauan persiapan penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Paru dr Ario Wirawan (RSPAW) dan Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga, Rabu (9/6/2021).
Ganjar mengatakan dari pantauan yang dilakukan persiapan penanganan lonjakan kasus Covid-19 sudah tertata baik disertai SOP yang ketat.
"Ini bagus, karena lansekapnya yang luas, jadi ruangan pasien Covid-19 bisa di gedung sendiri dan terpisah. Tempatnya dijaga ketat, ndak ada orang berseliweran. Dan yang paling penting, tidak ada yang ditunggui keluarga, semua ditangani oleh perawat dan dokter," terangnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (9/6/2021).
Baca juga: Orang Mranggen Maling Motor CBR dan Beat di Semarang, Modusnya Cewek Cantik dan Martabak
Baca juga: Jenita Janet Cari Pengantin Purwokerto Viral Menikah dengan Mahar Bakso Goreng
Baca juga: Bisa Meresahkan Warga, Aktivis Anak Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Begal Payudara Semarang
Dia juga mengapresiasi keputusan rumah sakit yang melakukan penambahan tempat tidur, baik ICU maupun isolasi.
Sebelumnya, hanya memiliki 60 isolasi dan 7 ICU, dalam dua hari ke depan akan ditambah 27 untuk isolasi dan 3 untuk ICU.
"Cara ini adalah cara yang bagus, yakni meningkatkan kapasitas. Kalau ada yang kesulitan, langsung kontak kami di Pemprov, pasti akan kami bantu. Seperti ini tadi, butuh ventilator untuk ICU, hari ini saya bantu dua. Jadi biar cepat," katanya
Politisi PDIP itu berharap semua rumah sakit di Jateng melakukan hal yang sama.
Persiapan-persiapan untuk mengantisipasi lonjakan seperti penambahan tempat tidur harus dilakukan.
Direktur RSPAW Kota Salatiga, Farida Widayati menyampaikan telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika terjadi peningkatan pasien Covid-19.
"Intinya kami sudah siap sejak awal. Saat ini kami memiliki 60 tempat tidur isolasi dan 7 ICU untuk Covid-19. Dalam satu atau dua hari, kami akan tambah lagi 27 tempat tidur isolasi dan tiga ICU," paparnya.
Baca juga: Harga Bisa Lebih Terjangkau, Dimas Warga Kota Semarang Ciptakan Rem Cakram untuk Vespa Klasik
Baca juga: Program RPL Universitas Ivet Semarang Menjadi Percontohan Perguruan Tinggi Lain
Baca juga: Maudy Ayunda Lulus S2 Standford University Langsung Trending Twitter
Farida mengungkapkan jika 70 persen layanan di rumah sakit itu nantinya akan digunakan untuk penanganan Covid-19. Sementara 30 persen sisanya untuk pelayanan umum.
Kemudian, untuk pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan sementara ini berasal dari Salatiga dan sisanya seperti Kudus, Demak, Jepara, Grobogan dan sekitarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemantauan-persiapan-penanganan-covid-19-di-rspaw-kota-salatiga.jpg)