Berita Kendal
Harus Bisa Menahan Sabar, Daftar Tunggu Ibadah Haji di Kendal hingga 30 Tahun
Kemenag Kabupaten Kendal mencatat, daftar tunggu ibadah haji di wilayah Kabupaten Kendal hingga 30 tahun mendatang.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: moh anhar
Penulis: Saiful Masum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kendal mencatat, daftar tunggu ibadah haji di wilayah Kabupaten Kendal hingga 30 tahun mendatang. Artinya, masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai calon haji pada 2021 ini, harus sabar mengantre hingga 2050 nanti.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kendal, Nur Qoidah mengatakan, panjangnya antrean daftar tunggu haji untuk wilayah Kendal dikarenakan antusiasme masyarakat yang tinggi.
Sementara kuota pemberangkatan terbatas setiap tahunnya.
Qoidah menyebut, pandemi Covid-19 nampaknya tidak menyurutkan masyarakat Kendal dalam mendaftar calon haji.
Baca juga: Apa Itu Mafia? Istilah yang Identik dengan Kelompok Kriminal, Ini Sejarahnya
Baca juga: Maudy Ayunda Wisuda S2, Netizen Kirim Ucapan Selamat ke Maudy Koesnaedi
Baca juga: Tips Ampuh Masker Glowing dengan 3 Bahan Alami Wajah Cantik Natural
Katanya, rata-rata pendaftar mencapai 8-10 orang setiap hari.
Bahkan, sesekali tembus 20 orang dalam sehari.
"Antusiasme warga daftar haji masih cukup tinggi. Sehari rata-rata kami bisa melayani 8-10 orang," terangnya, Jumat (11/6/2021).
Dengan panjangnya antrean haji ini, Qoidah mengimbau agar masyarakat yang masih muda dapat mendaftar sebagai calon haji lebih dini.
Dengan itu, mereka bisa mendapatkan jatah keberangkatan di usia yang masih representatif untuk menunaikan rangkaian ibadah haji.
"Semoga nanti Indonesia mendapatkan tambahan kuota masyarakat untuk menunaikan ibadah haji," ujarnya.
Di lain sisi, ditiadakannya pemberangkatan haji bagi masyarakat Indonesia membuat 987 calon jemaah haji asal Kendal batal ke tanah suci pada 2021.
Sembilan orang di antaranya menunda keberangkatan dengan alasan sendiri, sedangkan sisanya tertunda.
Pihak Kemenag Kendal tengah melakukan sosialisasi kepada para calon jemaah haji terkait informasi dan hal-hal teknis atas penundaan haji pada 2021 ini.
Termasuk memastikan kepada calon jemaah haji bahwa dana haji yang sudah dibayarkan tetap tersimpan dengan baik, tidak dialihfungsikan untuk apapun.
Baca juga: Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak, Luapan Emosi Bikin Emosi
Baca juga: Kabar Wallace dan Bruno kembali ke PSIS? Keduanya Beri Jawaban Ini
Baca juga: Boy William Ngakak Lihat Ekspresi Kaget Satpam dan Driver Ojol saat Dengar Suara Asli Lucinta Luna
"Dari total calon jemaah haji yang tertunda keberangkatannya, 3 orang sudah mengambil sebagian dana pelunasan haji untuk kebutuhan keluarga. Jadi untuk dana haji aman, masyarakat tidak perlu cemas," tuturnya. (*)