Breaking News:

Berita Nasional

Jumlah BUMN Akan Segera Dipangkas, dari 108 Menjadi 40 Perusahaan

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan segera memangkas jumlah perusahaan yang berada di bawah kendalinya.

Editor: M Syofri Kurniawan
Kompas.com/Istimewa
Logo Kementerian BUMN (Dokumentasi Kementerian BUMN) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan segera memangkas jumlah perusahaan yang berada di bawah kendalinya.

Hal itu disampaikan oleh Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga.

Menurut Arya Sinulingga, ke depannya jumlah perusahaan tersebut akan dirampingkan hingga menjadi 40 BUMN saja.

Baca juga: Inilah Sosok Pengganti Shin Tae-yong Saat Timnas Indonesia Vs UEA Besok Malam

Baca juga: Ivermectin, Obat yang Dipercaya Mampu Kalahkan Covid-19 akan Dibagikan di Kudus

Baca juga: Dosen di Semarang Ditemukan Meninggal Dunia di Halaman Rumah, Alami Luka Parah di Kepala

Baca juga: Berita Duka, Erick Yulianto Meninggal Dunia di Semarang

Saat ini, jumlah perusahaan milik negara tercatat sebanyak 108 perusahaan.

Sebagai informasi, saat Erick Thohir pertama kali menjadi Menteri BUMN, jumlah perusahaan-perusahaan pelat merah tercatat sekitar 120 lebih perusahaan.

“Target kami perampingan.

Sekarang sudah turun di 108 BUMN, nanti akan ke sekitar 70an.

Dan nanti kita targetkan Cuma 40, 42 atau 43.

Itu nanti sudah inti-inti saja,” jelas Arya dalam bincang-bincang virtual, Kamis (10/6/2021).

Kementerian BUMN kini sedang melangsungkan aksi merger (penggabungan perusahaan) yang memiliki lini bisnis yang sama.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved