Breaking News:

Berita Kudus

82 Persen Sampel Pasien Covid-19 Kudus Disebut Varian India, Belum Diketahui Asalnya

Terjadinya ledakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus terjadi karena varian delta atau yang disebut dengan Covid-19 varian India.

Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Petugas medis tengah berdinas di ruang isolasi Anggrek, RSUD dr? Loekmono Hadi Kudus. 

Satu lapis masker bedah,‎ sedangkan lapisan luarnya menggunakan masker kain.

"Saya imbau prokes (protokol kesehatan-red) ketat. Pakai dobel boleh, yang satunya dengan masker kain," ujar dia.

Penggunaan masker kain dan masker medis bisa meningkatkan efektifitas filtrasi terhadap vir‎us hingga 96,4 persen.

Masker kain bagian luar efektifitasnya 65 persen, masker medis bagian dalam dengan efektifitas 85 persen.

"Penggunaan dua lapis masker efektifitasnya meningkat hingga 96,4 persen," ujar dia. 

82 Persen Sampel di Kudus Terpapar varian India

Dari hasil pemeriksaan 34 sampel pasien Covid-19 di Kudus, 82 persennya merupakan varian delta atau dikenal varian India.

Diketahui, barian B1617 pertama kali terdeteksi di India saat terjadinya peningkatan jumlah kasus.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Aziz Achyar menyampaikan, telah mengirimkan sebanyak 34 sampel pasien Covid-19‎ dari Kabupaten Kudus.

Hasilnya 28 sampel atau sekitar 82 persen di antaranya merupakan Covid-19 varian delta yang memiliki penularan lebih tinggi 50 persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved