Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Wisata Guci Ditutup, Pelaku Usaha Protes Tuntut Pemerintah Beri Bantuan Rp 100 Ribu per Hari

Pelaku usaha menuntut bantuan dana Rp 100 ribu per hari selama dua minggu penutupan objek wisata Guci. Penutupan tersebut berimbas pada usahanya.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar

Misal kemungkinan terburuk tidak bisa diwujudkan, maka Wisnu berencana akan melanjutkan aduan ke tingkat Provinsi Jateng.

"Jelas kami terdampak, selama 14 hari ditutup, kami mau makan apa, tidak ada pemasukan. Sehingga kami harap ada titik terang nantinya," ujarnya.

Ditemui terpisah, Ketua PHRI Kabupaten Tegal Elizabeth Ratih Dewi mengungkapkan, pihaknya menampung semua aspirasi yang disampaikan oleh paguyuban dan mendukung termasuk mendampingi saat nanti menghadap Bupati.

Karena menurut Elizabeth, paguyuban homestay, pedagang di area wisata dengan PHRI Kabupaten Tegal tidak bisa dipisahkan.

Sehingga ketika ingin menghadap siapapun, entah Bupati atau lainnya, selagi kegiatan positif dari PHRI pasti akan mendampingi.

Baca juga: Bila Pajak Jadi Dipungut, Ekonom Undip Nugroho SBM: Hanya Menambah Kekacauan di Perekonomian

Baca juga: Soal PPN Sembako, Ganjar Pranowo: Kebangetan Jika Kebijakan Tersebut Diterapkan

Baca juga: Polemik Rencana PPN Sembako, Sosiolog: Perbedaan Strata Sosial di Masyarakat akan Sangat Tinggi

"Ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita yaitu dengan menghadap Bupati dan berharap mendapat solusi terbaik. Kami pun selama wisata ditutup mengadakan kegiatan seperti bersih-bersih, memungut sampah, membagikan masker, dan lain-lain. Kami juga blusukan terkait saran prokes semisal belum ada rambu-rambu, sarana tempat cuci tangan apakah sudah sesuai belum, dan lain-lain," terang Elizabeth. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved