Breaking News:

Berita Nasional

Jaksa Sebut Gelar Imam Besar Hanya Isapan Jempol, Begini Reaksi Pengacara Rizieq Shihab

"Seharusnya terdakwa menguraikan kekesalannya bukan di sini tempatnya. Jangan berkoar-koar tanpa dalil yang kuat," sambungnya.

Editor: M Syofri Kurniawan
Tribunnews.com
Muhammad Rizieq Shihab (MRS) bersama menantunya, Muhammad Hanif Alattas, dan Direktur Utama RS UMMI Andi Tatat saat mendengarkan tanggapan atau replik dari jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Senin (14/6/2021). (Rizki Sandi Saputra) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Jaksa menyampaikan tanggapan atas eksepsi atau keberatan terdakwa Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan yang disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Sejumlah tanggapan disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), mulai soal Oligarki Anti Tuhan hingga pledoi berupa keluh kesah.

Berikut ini tanggapan-tanggapan jaksa atau replik yang dirangkum Tribunnews.com:

Baca juga: Limbad yang Berada Dalam 1 Manajemen Bongkar Watak Asli Ayu Ting Ting: Makanya Panjang Kontrak

Baca juga: Di Bandung, 196 Makam Dibongkar karena Ternyata Jenazah Tak Terpapar Covid-19

Baca juga: Penerimaan Calon Taruna Akmil TNI 2021 Diberlakukan Sistem Barcode Agar Tidak Ada Kecurangan

Baca juga: Warga Kudus yang Isolasi di Donohudan Meninggal Kena Varian Corona Delta India, Apa Ciri-cirinya?

Oligarki Anti Tuhan

Dalam repliknya, jaksa menyatakan kalau pernyataan Rizieq Shihab dalam pledoi yang kerap menyebut kasusnya merupakan upaya Oligarki Anti Tuhan adalah tidak berdasar.

Sebab kata jaksa, ujaran yang disampaikan Rizieq terkait Oligarki Anti Tuhan itu tidak memiliki dasar dalil yang kuat melainkan hanya ungkapan kekesalan.

"Entah ditujukan kepada siapa Oligarki Anti Tuhan tersebut, padahal seluruh warga negara berketuhanan dengan sah," kata jaksa dalam repliknya.

"Seharusnya terdakwa menguraikan kekesalannya bukan di sini tempatnya. Jangan berkoar-koar tanpa dalil yang kuat," sambungnya.

Pledoi Keluh Kesah

Tak hanya itu, jaksa juga menuding kalau seluruh pledoi atau nota pembelaan yang dibacakan Rizieq Shihab dominan berupa keluh kesah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved