Breaking News:

Berita kabupaten Tegal

Tekan Covid-19, Camat Tarub Kabupaten Tegal Sosialisasikan Wajib Bermasker saat Salat Jumat

Pemkab Tegal berupaya menekan angka penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan Gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Foto ilustrasi pelaksanaan operasi yustisi yang dilakukan oleh tim gabungan di Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu. 

Penulis: Desta Leila Kartika

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Selama dua minggu dimulai tanggal 10 sampai 23 Juni mendatang, Pemkab Tegal berupaya menekan angka penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan Gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19.

Adapun dicanangkannya kegiatan tersebut, karena pasca libur lebaran 1442H/2021 penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal meningkat pesat, bahkan sampai masuk zona merah.

Menindaklanjuti gerakan tersebut, Camat Tarub Sumiyati yang diwakili oleh Sekcam Tarub Komsari, menyampaikan bahwa Jumat (18/6/2021) mendatang pihaknya akan menyelenggarakan gerakan "Tarub Bangkit Melawan Covid-19."

Baca juga: Alasan Bupati Banjarnegara Menentang Aksi Polisi Bubarkan Kuda Lumping: Harusnya Diedukasi

Baca juga: Pemkot Solo Jemput Bola Vaksinasi Lansia, Banyak Warga Antusias 

Baca juga: Kronologi Awal Dewi Perssik Ribut dengan Denise Chariesta, Buntut Pertikaian Setelah Live TV

Gerakan tersebut nantinya ditandai dengan melaksanakan "Gerakan Tarub Bermasker."

"Jadi nantinya seluruh warga (jemaah) yang akan melaksanakan salat jumat di masjid wajib mengenakan masker. Berlaku di semua masjid yang ada di Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal," ungkap Komsari, pada Tribunjateng.com, Selasa (15/6/2021).

Dikatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua unsur mulai ormas (NU dan Muhammadiyah), KNPI, Katang Taruna, dan lain-lain.

Tujuan gerakan Tarub Bermasker, lanjutnya, menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal mematuhi protokol kesehatan seperti mengenakan masker saat keluar rumah.

Selain itu, juga untuk mengurangi resiko penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kecamatan Tarub yang sampai saat ini masuk zona kuning penyebaran Covid-19.

Baca juga: Gelar Haflah Akhirussanah di Ponpes Syafii Akrom Pekalongan, 27 orang Positif Covid-19

Baca juga: Disebut Bupati Paling Lebay se-Jateng Soal Tangani Covid-19, Husein: Ini Tanggung Jawab Saya

Baca juga: Temukan Pasien Covid-19 Terlantar di Depan IGD, Gubernur Ganjar Semprot Direktur RSU Kartini Jepara

"Jumlah masjid di Kecamatan Tarub kurang lebih ada 54 masjid, kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak termasuk pengurus masjid juga akan membantu. Adapun sampai saat Kecamatan Tarub masuk zona kuning penyebaran Covid-19," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved