Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penanganan Corona

Kantor Badan Keuangan Kabupaten Kendal Ditutup 3 Hari, 25 Pegawai Positif Covid-19

Kantor Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Kendal ditutup sementara selama tiga hari, mulai Rabu (16/6/2021) hingga Jumat (18/6/2021).

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Kantor Bakeuda Kendal di komplek Setda Kendal 

Penulis: Saiful Masum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kantor Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Kendal ditutup sementara selama tiga hari, mulai Rabu (16/6/2021) hingga Jumat (18/6/2021).

Penutupan dilakukan setelah Bakeuda Kendal menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Sebanyak 25 pegawai Bakeuda terkonfirmasi positif Covid-19 dan dilakukan isolasi mandiri.

Baca juga: Terungkap, Ternyata Ini Penyebab Covid-19 di Kota Semarang Naik

Baca juga: Hartopo: Kabupaten Kudus Seolah-olah Jadi Tersangka Meningkatnya Angka Covid-19 Daerah Lain

Baca juga: Jadwal Lengkap Euro 2021 Malam Ini, Italia Vs Swiss, Finlandia Vs Rusia dan Turki Vs Wales

Kepala Bakeuda Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakan, 25 pegawai itu terdiri dari 18 aparatur sipil negara (ASN) dan sisanya tenaga penunjang kegiatan (TPK) atau pegawai honorer.

Atas temuan kasus ini, pihaknya memberlakukan penutupan kantor selama tiga hari kedepan.

Namun, layanan pembayaran pajak tetap masih dilakukan maksimal 10 persen.

"Artinya, untuk pembayaran pajak tetap dilayani. Kita tempatkan satu orang petugas jaga piket di masing-masing bidang."

"Dia yang sehat yang sudah dinyatakan negatif setelah dilakukan tes swab," terangnya, Rabu (16/6/2021).

Sementara pegawai lainnya, menjalani work from home (WFH) sehingga pekerjaan-pekerjaan bisa diselesaikan secara daring.

Termasuk rapat-rapat dan pengambilan keputusan, akan dilaksanakan melalui video conference zoom meeting.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando Rad Bonay menambahkan, klaster penyebaran Covid-19 di Bakeuda Kendal diduga terjadi dari penularan klaster keluarga.

Di mana satu pegawai yang keluarganya terkonfirmasi positif Covid-19.

"Awalnya ada satu staf Bakeuda positif Covid-19, ini dari keluarganya suami dan anaknya positif. Kemudian menulari 4 rekan kerjanya," tutur Ferinando. 

Setelah diketahui beberapa pegawai terpapar Covid-19, tenaga kesehatan Puskesmas setempat melakukan tracing dan tes swab massal sebanyak 80 orang di RSDC.

Baca juga: Prediksi Turki Vs Wales Euro 2021, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming

Baca juga: 500 Napi Lapas Kedungpane Semarang Jalani Isolasi Mandiri, Berawal Dari Dua Petugas

Baca juga: Ahok Jadi Trending Twitter Hari Ini, Ada Apa?

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved