Breaking News:

Berita Internasional

4 Pemuda Korea Utara yang Kepergok Nonton Drakor Dihukum Kerja Paksa 10 Tahun

Di Korea Utara, empat pemuda yang tertangkap menonton drama Korea Selatan dikabarkan telah dijatuhi hukuman.

Editor: M Syofri Kurniawan
ISTIMEWA
Ilustrasi drama Korea 

TRIBUNJATENG.COM - Di Korea Utara, empat pemuda yang tertangkap menonton drama Korea Selatan dikabarkan telah dijatuhi hukuman.

Yakni, berupa kerja paksa di kamp edukasi selama sepuluh tahun atau lebih.

Mereka kepergok sedang menonton berbagai drama Korea Selatan seperti drama populer SBS 'Penthouse.'

Baca juga: Berkunjung ke Kebon Duren Kota Semarang, Nikmati Sepuasnya Varian Durian dari Berbagai Daerah

Baca juga: Seusai Keroki Bos, Seorang Pembantu di Karanganyar Terpapar Covid-19

Baca juga: 7 Anggota TNI di Solo Raya Positif Covid-19, Kini Isolasi Mandiri di RS Lapangan Benteng Vastenburg

Baca juga: Terungkap Alasan Anji Pakai Ganja Sejak September 2020

Menurut laporan Daily NK, sidang terbuka diadakan di sebuah stadion di Pyongsong, Korea Utara, pada tanggal 3 Juni untuk empat pemuda Korea Utara yang tertangkap menonton drama Korea Selatan.

Mereka dituduh berkumpul bersama menonton drama Korea hingga larut malam untuk merayakan salah satu ulang tahun mereka pada 25 Mei.

Harian NK juga melaporkan, persidangan dilakukan dalam suasana yang berat dan menakutkan di mana empat orang muda dibelenggu ke podium.

Dari memory stick yang ditemukan ada lebih dari 30 film dan drama Korea Selatan, bersama dengan video musik. Salah satu drama yang ada di dalam memory stick itu yaitu drama populer 'Penthouse.'

Perilaku mereka ini dianggap melanggar 'Undang-Undang Pengecualian Budaya Ideologi Anti-reaksioner' Korea Utara.

Sehingga pada akhirnya, keempat orang muda itu masing-masing dijatuhi hukuman 10 hingga 12 tahun, dengan individu yang merayakan ulang tahun menjalani hukuman terlama yaitu 12 tahun.

'Undang-Undang Pengecualian Budaya Ideologi Anti-reaksioner' disahkan akhir tahun lalu oleh Korea Utara, yang baru-baru ini mulai mengontrol secara menyeluruh ide-ide anti-sosialis, aliran masuk budaya, dan kegiatan diseminasi.

Meskipun rinciannya tidak diungkapkan, menurut analisis NIS, distributor video eksternal konten dari Korea Selatan, AS, dan Jepang akan diberikan hukuman maksimum kematian, dan mereka yang terlibat akan dihukum 15 tahun kerja jika mereka terbukti bersalah. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kepergok Tonton Drakor, 4 Orang Korea Utara Dihukum Kerja Paksa 10 Tahun"

Baca juga: Pembunuh Tukang Cendol Batam Ditangkap di Medan, Buron Sebulan, Polisi Sempat Kehilangan Jejak

Baca juga: Sebanyak 25 Pegawai Dinyatakan Positif Covid-19, Kantor Bakeuda Kendal Tutup 3 Hari

Baca juga: Para Ilmuwan Ungkap Inti Bumi di Bawah Laut Banda Indonesia Tumbuh Miring

Baca juga: Pasukan Israel Tembak Mati Wanita Palestina yang Diduga Sengaja Tabrakkan Mobil di Yerusalem

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved