Breaking News:

pembelajaran tatap muka

BERITA LENGKAP : Pembelajaran Tatap Muka Ruang Kelas Dilarang Gunakan AC dan Wajib Ruang Isolasi

Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek, Sri Wahyuningsih, mengatakan sekolah harus mempersiapkan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)

Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Siswa SMPN 1 Weleri dilakukan tes suhu tuhuh sebelum mengikuti pembelajaran di sekolah, Selasa (27/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek, Sri Wahyuningsih, mengatakan sekolah harus mempersiapkan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) untuk menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Menurut Sri, kelengkapan UKS perlu disiapkan untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi selama penerapan PTM terbatas.

"UKS sebagai unit kesehatan sekolah juga harus dioptimalkan sebagai bagian dari Satgas atau Satgas covid di level sekolah," ujar Sri dalam webinar Bersiap Sekolah Tatap Muka Terbatas, Rabu (16/6).

Sri juga meminta sekolah untuk menyiapkan ruang isolasi untuk penanganan darurat ketika terjadi masalah kesehatan. Ruang UKS, menurut Sri, dapat dijadikan ruang isolasi untuk warga sekolah yang mengalami masalah kesehatan. Terutama untuk warga sekolah yang tertular Covid-19.

"Siapkan ruang isolasi sementara untuk penanganan darurat jika terkonfirmasi ada anak yang kena atau karena keluhan yang lain. Nah perlu ada ruang isolasi khusus ini biasanya ruang UKS ya," jelas Sri.

Menurut Sri, sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat selama PTM terbatas. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Sekali lagi protokol kesehatan tetap menjadi hal wajib dan harus diterapkan secara disiplin," ujar Sri.

Sri Wahyuningsih menekankan pentingnya aliran udara yang baik dalam penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Sri menyarankan agar dalam PTM terbatas sekolah tidak menggunakan pendingin ruangan atau air conditioner (AC). Menurut Sri, sebaiknya sekolah membuka jendela agar sirkulasi udara di ruangan kelas terjaga dengan baik.

"Bahkan jika di kota-kota besar pun menggunakan AC, ini kami dorong untuk tidak menggunakan AC. Jauh lebih baik jendelanya dibuka," ucap Sri.

Bahkan, Sri menyarankan agar pembelajaran dilakukan di luar kelas. Sirkulasi udara di luar kelas, menurut Sri, akan berjalan lebih baik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved