Breaking News:

Berita Kriminal

Pria Asal Jatim Jadi Buron Setelah Cabuli 14 Siswa di Asrama di Solok Sumbar

Korban aksi cabul penjaga asrama asal Jawa Timur di Solok Sumatera Barat diduga tembus belasan orang.

Editor: rival al manaf
Ilustrasi - Pemerkosaan 

TRIBUNJATENG.COM, SOLOK - Korban aksi cabul penjaga asrama asal Jawa Timur di Solok Sumatera Barat diduga tembus belasan orang.

Hal itu diungkap Bupati Solok Epyardi Asda Rabu (16/7/2021).

Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga ada 14 pelajar korban pencabulan yang dilakukan MS.

"Ada 14 orang, tiga lapor dan lainnya tidak lapor karena takut atau tidak ingin dipublikasikan dan ada yang hanya dipegang-pegang saja," kata Epyardi, saat dihubungi.

Baca juga: De Boer Bocorkan Kondisi Cedera De Light, Bagaimana Prediksi saat Belanda vs Austria di Euro 2020?

Baca juga: Kamis, 17 Juni Ini Rupiah Melemah ke Rp 14.353 per Dolar AS

Baca juga: BH Tikam Mantan Suami dari Istrinya Hingga Tewas Karena Harta Gana-Gini yang Didapat Istri Kurang

Baca juga: Ganjar Usul Ada Relawan Mahasiswa di Karantina Pasien Covid-19, Skripsi Diganti Praktik

Epyardi mengatakan, peristiwa tersebut telah meresahkan warga sehingga dia berharap polisi segera menangkap tersangka.

"Ini sudah meresahkan. Tiga bulan dia di Solok, namun sudah belasan yang dicabuli. Kita akan dukung upaya polisi menangkapnya," kata Epyardi.

Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Solok Arosuka, Iptu Rifki Yudha Ersanda mengatakan, petugas mendapat informasi bahwa korban pencabulan yang dilakukan MS lebih dari tiga orang.

Hanya saja, korban dan orangtuanya tidak membuat laporan ke polisi.

"Informasinya memang sampai belasan, tapi belum kita pastikan," kata Rifki Yudha Ersanda Kamis (17/6/2021).

Rifki mengatakan korban belum membuat laporan sehingga belum bisa dipastikan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved