Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kecelakaan

Emak-emak Motor Matik Potong Jalur Sebelum Kecelakaan Maut CBR 250 di BKT Semarang, Pergi Tanpa Dosa

Kecelakaan maut yang melibatkan pemotor CBR 250 di dekat Banjir Kanal Timur Semarang diduga akibat manuver emak emak motor matic.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rival al manaf
TribunJateng.com/Iwan Arifianto
Lokasi Kecelakaan maut Jalan Majapahit atau sisi barat Jembatan Banjir Kanal Timur, Jumat (18/6/2021), 

Penulis : Iwan Arifianto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kecelakaan maut yang melibatkan pemotor CBR 250 di dekat Banjir Kanal Timur Semarang diduga akibat manuver Emak emak motor matic.

Hal itu didapat dari kesaksian warga di lokasi kejadian.

Edi salah satu saksi mata sempat melihat emak-emak motor matic bermanuver memotong jalan.

Meski demikian ia mengakui pengendara sepeda motor melaju cukup kencang.

Baca juga: Penulis Terkenal Heidi Ferrer Bunuh Diri Setelah Berjuang 13 Bulan Lawan corona

Baca juga: Senkom Mitra Polri Purbalingga Apresiasi Vaksin Massal yang Dilakukan Polres Purbalingga

Baca juga: 40 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri di BLK Pecangaan Jepara

Baca juga: Not Angka Cobalah Kau Mengerti J-Rocks

"Kecelakaan tersebut sangat ngeri.

Kasihan korban langsung tewas di tempat," ujar saksi mata Edi kepada tribunjateng.com.

Dia melanjutkan, kecelakaan bermula saat CBR melaju kencang dari arah barat.

Dia menduga kecepatan motor sport itu di atas 100 kilometer perjam.

Ketika di lokasi kejadian, ada seorang emak-emak mengendarai Beat hendak menyeberang dari arah selatan ke utara.

Tak pelak manuver emak-emak tak dikenal itu membuat pemotor CBR kaget dan mencoba menghindarinya.

Nahas pemotor menyenggol seorang Bapak pengendara Vega yang tengah melaju pelan di sisi kiri jalan.

Akibat senggolan CBR semakin oleng.

Motor CBR 250 bertuliskan Harta, Tahta, Della, milik korban tewas kecelakaan maut di Jalan Majapahit, Kota Semarang, Jumat (18/6/2021).
Motor CBR 250 bertuliskan Harta, Tahta, Della, milik korban tewas kecelakaan maut di Jalan Majapahit, Kota Semarang, Jumat (18/6/2021). (Istimewa)

Tragisnya, CBR membentur trotoar sehingga tubuh pemotor terpelanting  ke arah timur sekira 7 meter.

Motor terlempar ke arah selatan sejauh 5 meter hingga membentur pembatas jalan berupa watter barrier.

"Selepas kecelakaan hanya ada dua korban itu."

"Emak-emak itu ga tau kemana karena kami  fokus menolong para korban," bebernya.

Kondisi  Korban, lanjut dia, pemotor CBR alami luka parah di bagian belakang kepala.

Korban mengenakan helm full face.

Celana kolor pendek dan jaket.

Tubuh korban tinggi besar melintang  di tengah jalan posisi telentang kepala di selatan dan kaki di utara.

Pemotor  Vega seorang sales buku karena membawa banyak buku saat kejadian.

Pemotor tersebut alami luka parah di kaki kiri.

"Si Bapak sudah ditangani ambulance Hebat.

Pemuda naik CBR langsung dibawa mobil jenazah ke RSUP Kariadi," ungkapnya.

Menurutnya, kerusakan kendaraan paling parah dialami CBR.

Bagian depan sisi kiri remuk.

"Motor Vega tak alami kerusakan berarti," ucapnya.

Satlantas Polrestabes Semarang sudah terjun ke lokasi kejadian.

Jajaran relawan juga turut di lokasi untuk membantu proses evakuasi.

Proses evakuasi selesai sekira pukul 12.00 WIB.

Untuk identitas korban dan kronologi kejadian resmi dari pihak kepolisian, Tribunjateng.com masih berusaha mengkonfirmasi ke pihak Satlantas Polrestabes Semarang.

Kekasih Korban Menangis Histeris

Della menangis dipangkuan sang ayah selepas tahu kekasihnya meninggal dunia di Jalan Majapahit, Kota Semarang, Jumat (18/6/2021).
Della menangis dipangkuan sang ayah selepas tahu kekasihnya meninggal dunia di Jalan Majapahit, Kota Semarang, Jumat (18/6/2021). (Tribun Jateng/ Iwan Arifianto)

Pemotor CBR 250 bertuliskan Harta, Tahta, Della alami kecelakaan maut di Jalan Majapahit atau sisi barat Jembatan Banjir Kanal Timur, Jumat (18/6/2021).

Siapa sangka, gadis bernama Della yang dituliskan di motor tersebut datang ke lokasi kejadian bersama ayahnya.

Della sempat bertanya kepada para relawan yang baru saja evakuasi mayat korban.

Selepas tahu bahwa pacarnya meninggal dunia dalam kecelakaan maut tersebut, gadis itu menangis histeris.

Dia berulang kali kali menyebut nama Ivo.

"Iya ini anak saya Della, korban yang meninggal dunia itu Ivo, temen dekat anak saya," papar sang ayah.

Menurutnya, korban Ivo masih berstatus mahasiswa warga Gajahmungkur.

Korban sebenarnya hendak menuju rumahnya di Jalan Unta Raya, Gayamsari yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Rencana, korban dan Della hendak jalan keluar bareng.

"Iya mau ke rumah.

Korban biasa ke rumah saya," jelasnya.

Della terus menangis hingga bersimpuh di trotoar jalan dekat lokasi kecelakaan. 

Kondisi itu menyita perhatian warga dan pengguna jalan. 

Para emak-emak yang bersimpati sempat memberi minuman air mineral ke Della.

Baca juga: Gadis ini Menangis Tahu Pacarnya yang Kendarai CBR 250 Tewas Kecelakaan di Dekat BKT Semarang

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut Dekat BKT Semarang, Pemotor CBR 250 Bertulis Harta Tahta Della Tewas

Baca juga: Panen Porang Perdana, Bupati Kabupaten Semarang Dorong Petani Tanam Komoditas Potensi Ekspor

Berhubung tangis Della semakin menjadi sang Ayah lantas membawanya pulang. 

Diberitakan sebelumnya, Kecelakaan maut terjadi di Jalan Majapahit atau sisi barat Jembatan Banjir Kanal Timur (BKT), Jumat (18/6/2021) sekira pukul 11.30 WIB.

Satu pengendara motor CBR 250 warna hitam pelat H3311GA tewas di lokasi kejadian.

Korban alami luka parah di kepala.

Pemotor lain yang terlibat kecelakaan yakni pengendara Vega warna putih biru pelat H6509AVG alami patah tulang kaki kiri. (Iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved