Kenaikan Tarif Tol
Tarif Ruas Tol Semarang-Solo Naik, LP2K: Momentumnya Kurang Pas
Penyesuaian tarif jalan tol Semarang-Solo mengalami kenaikan sekira Rp 10 ribu dari ketentuan sebelumnya mulai dini hari tadi.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: moh anhar
Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PT TMJ, Denny Chandra Irawan mengungkapkan, ada beberapa pertimbangan terkait diberlakukannya besaran penyesuaian tarif jalan tol Semarang-Solo.
Antara lain dari evaluasi kembali rencana usaha dengan mempertahankan parameter teknis dan tingkat pengembalian investasi pada perjanjian pengusahaan jalan tol Semarang-Solo.
"Penyesuaian tarif dilakukan untuk menjaga kepercayaan investor dengan memastikan iklim investasi jalan tol berjalan kondusif sesuai perencanaan bisnis maupun pemenuhan perjanjian pengusahaan jalan tol sebagai suatu kerjasama Pemerintah dengan badan usaha," paparnya
Tidak kalah penting, alasan lainnya adalah untuk menjamin level of service pengelola jalan tol, agar tetap sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol yang dipersyaratkan.
Berbagai upaya, lanjut Denny, juga telah dilakukan PT TMJ di Jalan Tol Semarang- Solo guna memenuhi SPM sesuai Peraturan Menteri PUPR yang harus dipenuhi PT TMJ sebagai Badan Usaha Jalan Tol.
"Atas itu, PT TMJ telah melaksanakan peningkatan pelayanan yang mencakup layanan transaksi, layanan lalu lintas dan layanan konstruksi dalam memberikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol," jelasnya.
Baca juga: Trik WA WhatsApp Supaya Tak Masuk Grup Otomatis
Baca juga: Apa itu Caviar? Cemilan Sultan Selebgram Sisca Kohl dari Rusia
Baca juga: Dilakukan Serentak di Stadion dan 30 Puskesmas, 4.008 Warga Kendal Tervaksin dalam Sehari
Di bidang transaksi antara lain dilakukan dengan peningkatan kapasitas transaksi melalui penambahan gardu operasi di Gerbang Tol (GT) Banyumanik.
Selain itu juga telah dilakukan penambahan gardu satelit di GT Ungaran, serta penambahan gardu reversible di GT Bawen dan GT Boyolali. (*)