Breaking News:

Berita Batang

Kasus Covid-19 di Batang Terus Meningkat, Bupati Wihaji Bakal Lockdown Tingkat RT

Bupati Batang Wihaji pun menyiapkan strategi dengan menggelar rapat terbatas dengan Forkopimda, pimpinan Paguyuban Pengurus Rukun Tangga (PPRT), Sang

Penulis: dina indriani | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Bupati Batang, Wihaji 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Batang akhir-akhir ini terus mengalami peningkatan.

Perhari ini jumlah kasus yang terpapar Covid-19 sampai dengan Senin 28 Juni 2021 mencapai 297 orang dan hampir semua  kecamatan ada. 

Bupati Batang Wihaji pun menyiapkan strategi dengan menggelar rapat terbatas dengan Forkopimda, pimpinan Paguyuban Pengurus Rukun Tangga (PPRT), Sang pamongmong (Paguyuban Kepala Desa), Paguyuban Perangkat Desa Indonnesia  (PPDI) dan Asosiasi Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia ( ABPEDSI) di Aula Kantor Bupati, Senin (28/6/2021).

"Mereka itu mewakili masyarakat, oleh karena itu kita mintai pendapat dalam pencegahan penularan Covid-19. 

Tidak hanya sosialisasi, tapi kalau memang perlu lockdown RT, jika memang dianggap zona merah berdasarkan kategorinya," jelas Wihaji. 

Baca juga: Penyalahgunaan Narkotika di Batang Cukup Banyak, Khrisna: Setahun Bisa 50 Orang Masuk Rehabilitasi

Baca juga: Vaksinasi Massal di Batang, Polres Batang Target 4.100 Orang Tervaksin

Dikatakannya, mengenai lockdown RT akan lebih jelas karena nanti ada surat edaran (SE) terkait tugas pokok dan fungsi serta peran masing-masing lembaganya. 

"SE akan memperjelas siap bertanggungjawab apa? siapa yang mememuhi kebutuham yang berkenaan dengan lockdown," ujarnya.

Menurutnya, isolasi mandiri di rumah sendiri kurang efektif maka pihaknya akan mempusatkan isolasi di setiap kecamatan.

"Yang positif isolasi mandiri terpusat selama 10 hari akan mendapatkan Rp 500 ribu dan keluarganya mendapatkan Rp 500 ribu untuk makan di rumah", imbuhnya.

Support bantuan uang isolasi tersebut, agar masyarakat yang terpapar Covid-19 tidak pergi kemana-mana. 

"Pemerintah memiliki kewajiban mensupport mereka yang terisolasi," katanya.(din)

Baca juga: 421 Anak di Batang Positif Covid-19, Rentang Usia 1 Bulan Hingga 18 Tahun

Baca juga: Perajin Peti Jenazah di Batang Kewalahan Penuhi Pesanan Selama Pandemi Corona

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved