Breaking News:

DPRD Jateng

Komisi C DPRD Jateng Ingin BUMD Perbankan Berkolaborasi BMT: Gerakkan Ekonomi

Agung Budi Margono meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terutama Bank Jateng Unit Usaha Syariah agar bisa berperan menggerakan ekonomi daerah.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Dokumentasi pribadi
Anggota Komisi C (Bagian Keuangan) DPRD Jawa Tengah, Agung Budi Margono. 

Penulis: Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Anggota Komisi C (Bagian Keuangan) DPRD Jawa Tengah, Agung Budi Margono meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terutama Bank Jateng Unit Usaha Syariah agar bisa berperan menggerakan ekonomi daerah.

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, Bank Jateng Unit Usaha Syariah tidak hanya berperan menghasilkan pendapatan daerah, tetapi juga menggerakan ekonomi daerah.

"Salah satu amanat yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD yakni bahwa tujuan BUMD didirikan salah satunya untuk memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah," jelasnya dalam pesan tertulis, Selasa (29/6/2021).

Satu cara yang bisa dilakukan yakni Bank Jateng Unit Usaha Syariah bisa berkolaborasi dengan Baitul Maal Wat Tamwil (BMT).

Agung BM menyebut BMT berperan besar dalam menggerakan ekonomi mikro di daerah. Hal itu juga sempat ia sampaikan pada pertemuan dengan Insan Koperasi Syariah Indonesia (Ikosindo) se-Jawa Tengah, di Solo baru-baru ini.

"Selain itu, Bank Jateng Unit Usaha Syariah juga dapat melakukan pendampingan kepada BMT untuk meningkatkan kapasitas pembiayaan dan kompetensi perbankan syariah di lini manajemen, keuangan, serta SDM," terang legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng 1 (Kota Semarang) ini.

Bank Jateng Unit Usaha Syariah, lanjutnya, juga perlu mengembangkan industri ekonomi syariah, seperti yang digalakkan pemerintah melalui Masyarakat Ekonomi Syariah.

Menggeliatnya pasar halal global semisal pariwisata dan kuliner halal, pakaian halal, obat-obatan, juga dinilai Agung menjadi sebuah peluang yang dapat diambil guna menggerakkan ekonomi daerah.

"Pasar halal global juga sedang berkembang dan cukup diminati saat ini. Jika peluang ini dapat dimanfaatkan dengan baik maka akan berdampak juga terhadap pemasukan serta laju ekonomi daerah," katanya.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved