Breaking News:

Berita Karanganyar

Pedagang Pasar di Karanganyar Mengheningkan Cipta Sejenak untuk Korban Covid-19

Pedagang pasar tradisional, pengunjung dan pengguna jalan di Kabupaten Karanganyar mengheningkan cipta sejenak dan berdoa untuk masyarakat yang wafat

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pedagang pasar tradisional, pengunjung dan pengguna jalan di Kabupaten Karanganyar mengheningkan cipta sejenak dan berdoa untuk masyarakat yang wafat karena Covid-19. 

Seperti diketahui bersama Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat untuk mendoakan yang terbaik bagi warga yang wafat karena pandemi Covid-19.

Ajakan tersebut dikemas dalam momentum Hening Cipta Indonesia yang digelar serentak pada Sabtu (10/7/2021) pukul 10.07 selama 60 detik. 

Dari pantauan Tribunjateng.com di Pasar Jungke Kecamatan Karanganyar, para pedagang menghentikan aktivitasnya sejenak tepat pukul 10.07. Informasi yang dihimpun, mengheningkan cipta sejenak juga dilakukan warga Pasar Wisata Tawangmangu.

Sebelumnya melalui pengeras suara, petugas Pasar Jungke meminta kepada pedagang dan pembeli untuk menghentikan aktivitas sejenak tepat pukul 10.07. 

"Kami mengadakan pukul 10.07, pedangan pengunjung dan staf untuk berdoa bersama di lingkungan pasar. Semoga orang yang mendahului kita diterima di sisi Allah SWT dan diterima amal ibadahnya," katanya Sri Hartoyo Koordinator Pasar Jungke kepada Tribunjateng.com. 

Selain mendoakan bagi warga yang meninggal dunia karena Covid-19, dia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada para nakes yang saat ini masih berjuang menangani pasien Covid-19. 

Pasar Jungke tetap beroperasi dengan pembatasan pengunjung selama PPKM darurat sesuai aturan dalam Instruksi Bupati Nomor 180/21 Tahun 2021.

Dalam rangka memperketat penerapan protokol kesehatan, petugas pasar selalu menyampaikan imbauan melalui pengeras suara kepada pedagang dan pengunjung pasar supaya menjaga jarak dan mengenakan masker.

Dia mengungkapkan, diberlakukannya PPKM darurat memang berdampak terhadap omzet para pedagang. Adanya pembatasan aktivitas dan operasional warung makan dan PKL turut berdampak terhadap kunjungan dan pembelian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved