Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Blusukan, Kapolres Tegal Berikan 150 Paket Sembako Pada Nelayan yang Terdampak PPKM Darurat

Polres Tegal kembali menggelar kegiatan bakti sosial membagikan paket sembako. Dalam kesempatan itu juga disosialisasikan aturan PPK Darurat.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
Dokemnetasi Humas Polres Tegal
Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at, memberikan bantuan paket sembako kepada para nelayan di Kecamatan Suradadi yang terdampak PPKM Darurat, Senin (12/7/2021). 

Blusukan, Kapolres Tegal Berikan 150 Paket Sembako Pada Nelayan yang Terdampak PPKM Darurat

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Polres Tegal kembali menggelar kegiatan bakti sosial membagikan paket sembako berupa beras, mie instan, minyak goreng, gula pasir, masker, serta vitamin kepada para nelayan di Kecamatan Suradadi yang terdampak pelaksanaan PPKM Darurat, Senin (12/7/2021). 

Memberikan bantuan secara langsung,  Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at, didampingi Wakapolres Tegal Kompol Didi Dewantoro, dan PJU Polres Tegal.

Baca juga: CCTV Dedi Ambil HP di Sampangan Semarang Terlanjur Viral: Saya Kira Milik Istri

Baca juga: Mendiang Prof Abdullah Kelib di Mata Pimpinan USM, Rektor: Kami Kehilangan Tokoh Panutan

Baca juga: Kopi Bisa Ringankan Sesak Nafas di Tengah Pandemi Covid-19, Berikut Syaratnya

 "Kali ini bantuan sebanyak 150 paket sembako diberikan kepada para nelayan yang terdampak adanya pelaksanaan PPKM Darurat. Kegiatan semacam ini berkala akan kami lakukan tentunya dengan sasaran masyarakat yang berbeda," ujar AKBP Arie, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (12/7/2021). 

Selain memberikan bantuan, pada kesempatan ini Kapolres juga memberikan pemahaman mengenai aturan selama PPKM Darurat seperti penutupan jalan di beberapa titik. 

Ia menegaskan penutupan jalan bersifat sementara dan masyarakat yang bekerja di sektor esensial dan kritikal masih bisa melintas dengan menunjukan id card. 

Baca juga: Tren Covid-19 di Kota Semarang Turun, Tapi Masih Tinggi

Baca juga: Stok Vaksin Pati Menipis Tinggal 3 Hari, Bupati Minta Bantuan Gubernur Ganjar Pranowo

Baca juga: Semakin Diperluas, Ini Dia 13 Titik Penyekatan Menuju Arah Kota Purwokerto

Sementara untuk pedagang masih diberikan akses jalan.

Adanya pengetatan ini bertujuan untuk memutus penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Tegal. 

"Kami meminta kepada seluruh elemen masyarakat agar ikut mendukung kebijakan pemerintah dengan harapan pandemi Covid-19 cepat berlalu," pungkasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved