Breaking News:

Berita Semarang

Seluruh Jalan Tol di Jateng Ditutup hingga 22 Juli, Kapolda: 224 Titik Penyekatan Akan Diperketat

Polda Jateng akan menutup seluruh pintu keluar jalan tol (exit toll) di Jawa Tengah. Kebijakan itu seiring penerapan PPKM Darurat.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Polda Jateng akan menutup seluruh pintu keluar jalan tol (exit toll) di Jawa Tengah. Kebijakan itu seiring penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan penutupan sejumlah pintu keluar jalan tol tersebut untuk mengurangi mobilitas masyarakat dari wilayah lain menuju Jawa Tengah.

"Penyebaran Covid-19 ini esensinya karena ada mobilitas barang dan masyarakat dari dan ke wilayah tertentu. Hasil rapat dengan lintas sektoral mulai 13-22 Juni kami akan menutup seluruh exit tol di Jateng," terangnya kepada Tribunjateng.com, saat monitoring PPKM Darurat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (13/7/2021).

Menurut Irjen Pol Luthfi, penutupan seluruh exit toll di Jawa Tengah karena provinsi Jawa Tengah merupakan wilayah tujuan baik untuk mudik libur Idul Adha maupun akhir pekan.

Baca juga: Seluruh Pintu Tol Menuju Jateng & 27 Exit Tol Akan Ditutup Mulai 16 Juli 2021

Ia menambahkan, total ada 27 pintu keluar tol di Jateng yang ditutup.

Kemudian pada 224 titik penyekatan di Jateng akan lebih diperketat untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

"Mereka yang diizinkan melintas hanya yang berkaitan dengan sektor esensial dan kritikal sesuai Permendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat," katanya

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menyampaikan petugas gabungan TNI-Polri akan melakukan pembatasan laju pergerakan kendaraan barang dan masyarakat.

Dia mengaku akan berusaha melakukan upaya menjadikan beberapa wilayah di Jateng yang masuk zona merah agar berubah ke kuning bahkan hijau.

"Kami juga masih mengkoordinasikan adanya bantuan obat-obatan maupun sembako untuk membantu masyarakat baik yang sakit atau perlu sembako. Vaksinasi juga akan kita kejar terus harapanya sampai 20 Juli nanti lebih baik," ujarnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved