Penanganan Corona
2.364 Orang di Kota Semarang Masih Terinfeksi Covid-19, Banyumanik Paling Tinggi
Penularan virus corona di Kota Semarang masih terus bertambah. Data terakhir dari Dinas Kesehatan Kota Semarang pada hari Rabu (14/7/2021) pukul 16.00
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penularan virus corona di Kota Semarang masih terus bertambah.
Data terakhir dari Dinas Kesehatan Kota Semarang pada hari Rabu (14/7/2021) pukul 16.00 menunjukan masih ada 2.364 orang positif Covid-19.
Jumlah itu meningkat 153 orang dari hari sebelumnya.
Dikutip dari akun instagram @dkksemarang, dari jumlah itu, 602 orang merupakan pasien Covid-19 dari luar Kota Semarang.
Baca juga: Bertahan di Barcelona, Lionel Messi Diikat Kontrak 5 Tahun dengan Gaji Dipotong 50 Persen
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 SD Subtema 1 Pembelajaran 3 Soal Halaman 14 15 16 17 19
Baca juga: Sinopsis Drakor School 2017 Episode 7 Reaksi Tae Woon Lihat Eun Ho dan Dae Hwi Berduaan
Baca juga: Jamaludin Mengaku Bakar Driver Ojol di Brebes Terinspirasi dari Tayangan TV
Dalam unggahannya juga dirinci sebaran Covid-19 di Kota Lunpia.
Kecamatan Banyumanik menjadi episenter dengan 212 kasus.
Tertinggi di banding kecamatan lainnya.
Kecamatan Ngaliyan menyusul dengan 197 kasus dan Tembalang dengan 184 kasus.
Vaksinasi Pelajar
Sebagai upaya menekan bertambahnya penularan, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menargetkan vaksinasi bagi siswa berusia 12 - 17 tahun di ibu Kota Jawa Tengah bisa selesai dalam kurun waktu dua bulan.
Pemerintah Kota Semarang mencatat ada 156 ribu siswa yang berusia 12 - 17 tahun. Vaksinasi mulai dilakukan Rabu (14/7/2021) yang dipusatkan di dua sekolah yakni SMPN 3 Semarang dan SMAN 1 Semarang.
Pada tahap pertama vaksinasi bagi siswa kali ini, Pemerintah Kota Semarang mendapatkan bantuan 3.000 vaksin dari Badan Intelijen Negara (BIN) Jawa Tengah yang diperuntukan bagi siswa baik jenjang SMP maupun SMA.
"Bantuan dari BIN Jateng disiapin 3.000 vaksin. 1.000 untuk kategori SMP. Ada empat SMP yang dipusatkan di SMPN 3 Semarang yaitu SMPN 3, SMPN 2, SMPN 15, dan SMPN 32. Kalau yang SMA dipusatkan di SMAN 1 Semarang," sebut Hendi saat menghadiri vaksinasi di SMPN 3 Semarang.
Hendi menargetkan vaksinasi bagi 156 ribu siswa usia 12 - 17 tahun bisa diselesaikan dalam waktu dua bulan. Konsistensi para tenaga kesehatan (nakes) dan partisipasi siswa SMP dan SMA sangat dibutuhkan agar program vaksinasi tersebut berjalan sukses.
Di sisi lain, guru di Kota Semarang sudah melakukan vaksinasi beberapa waktu lalu saat Pemerintah Kota Semarang melakukan persiapan pendidikan tatap muka (PTM).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/simulasi-corona-rsud-margono-purwokerto.jpg)