Breaking News:

Berita Karanganyar

Penutupan Fly Over Palur Karanganyar, Joko Atur Lalin Perlintasan Kereta Api Dagen sampai Malam

Sejak penutupan akses di Fly Over Palur terkait PPKM darurat, volume kendaraan dari arah Kota Solo menuju Karanganyar yang melintas meningkat drastis.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Joko mengatur arus lalu lintas di perlintasan kereta api Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jumat (16/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Joko (30) bersama Tri silih berganti mengatur arus lalu lintas dari arah berlawan di perlintasan kereta api Dagen tepatnya Jalan Mojo Desa Dagen Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar.

Sejak diberlakukannya penutupan akses di Fly Over Palur dalam rangka mendukung PPKM darurat, volume kendaraan dari arah Kota Solo menuju Karanganyar yang melintas di Jalan Mojo meningkat drastis.

Penutupan sepanjang Fly Over Palur dilakukan sejak Rabu (14/7/2021).

Jalan Mojo merupakan jalur alternatif terdekat bagi kendaraan dari barat atau Kota Solo menuju ke timur atau Kecamatan Jaten, Tasikmadu maupun Karanganyar Kota.

Joko menyampaikan, kemacetan arus lalu lintas terjadi di Jalan Mojo merupakan dampak adanya pengalihan arus sejak ditutupnya Fly Over Palur.

Puncak kemacetan arus lalu lintas itu terjadi saat sore hari atau jam pulang kerja.

Baca juga: Wacana Perpanjangan PPKM Darurat, DPRD Kota Semarang: Lihat Evaluasinya Dulu

Baca juga: Pedagang Berkeluh Sepi, Bupati Kudus Akan Kaji Pembebasan Sewa Kios Pedagang Pasar Kliwon

Baca juga: Not Angka Pianika Kamu Berhak Bahagia Betrand Peto Lengkap dengan Liriknya 

"Hari biasa itu tidak terlalu macet, lha ini (sejak penutupan Fly Over Palur) sampai lampu merah," katanya kepada Tribunjateng.com, Jumat (16/7/2021).

Jarak dari perlintasan kereta api hingga traffic light simpang tiga Mojo sekitar 1 Km. Jalan Mojo merupakan akses bongkar muat kendaraan pabrik yang berada di wilayah Kecamatan Jaten.

Adanya perlintasan kereta api ditambah naiknya volume kendaraan membuat arus lalu lintas terkadang tersendat.

Apabila biasanya Joko dan Tri mengatur arus lalu lintas hingga sore hari, keduanya kini harus kerja ekstra sampai malam atau hingga kondisi jalan sepi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved