Breaking News:

Berita Solo

GMNI Bersama Polresta Solo Lakukan Serbuan Vaksinasi Mahassiwa Guna Percepatan Herd Immunity 

DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Solo gelar vakasinasi massal di Gelora Olah Raga (GOR) Manahan, Minggu (18/7/2021). 

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD SHOLEKAN
Vaksinasi Covid-19 yang digelar DPC GMNI Kota Solo dan Polresta Solo di Gedung GOR Bung Karno, Manahan, Kecamatan, Minggu (18/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Solo gelar vakasinasi massal di Gelora Olah Raga (GOR) Manahan, Minggu (18/7/2021). 

Ketua DPC GMNI Kota Solo, Hendro Rahmad menyampaikan, upaya ini dilakukan untuk mempercepat program vaksinasi sekaligus guna percepatan herd immunity. 

Dalam kegiatan ini, pihaknya bekerjasama dengan Polresta Solo. 

"Total ada 500 vaksin yang diberikan kepada masyarakat," ucap Hendro. 

Kegiatan yang diselenggarakan kerjasama dengan Polri ini, menurutnya, mendapat respon positif dari masyarakat. 

Apalagi, lanjut Hendro, sejak dibuka pada Jumat (16/7/2021) lalu, banyak yang mendaftar. 

Baca juga: Buka Rekrutmen Nakes Baru, Pemkot Semarang Upayakan Penuhi SDM untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Baca juga: Aksi Ketua TP PKK Banyumas Berbagi Nasi kepada Warga Terdampak PPKM Darurat

Baca juga: Sebelum Penyembelihan Hewan Kurban, Seluruh Petugas RPH Penggaron Semarang Akan Tes Antigen Besok

Baca juga: Update Penyekatan PPKM Darurat di Kabupaten Tegal, Berikut Daftar Jalan yang Ditutup.

"Sasaran kami anggota GMNI, PA GMNI, OKP, hingga mahasiswa. Antusiasnya saat dibuka positif sekali," jelasnya. 

Pihaknya berharap, dengan percepatan vaksinasi yang dilakukan mampu menekan laju pertumbuhan Covid-19 yang terus meningkat secara signifikan. 

Sementara itu, Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dengab target vaksinasi sebanyak 2.000 dosis. 

"Kami menggandeng beberapa vaksinator dari beberapa rumah sakit maupun yayasan. Serta juga bekerjasama dengan UNS," ungkapnya. 

Dia menuturkan, sejak pukul 08.00 hingga pukul 15.30 WIB sudah sekira 1.600 dosis vaksin disuntikkan. 

"Alhamdulillah, dari hasil pantauan observasi tidak ditemukan KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi, red) berat tidak ditemukan sama sekali," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved