Breaking News:

Penanganan Corona

Kasus Harian Covid-19 Tembus 50 Ribu Orang Per Hari, Pemerintah Inggris Hapus Pembatasan Sosial

Meski kasus harian virus corona di Inggris tembus 50 ribu oranh sehari, pemerintah di sana tetap mencabuthampir semua pembatasan Covid-19 sejak hari.

Editor: rival al manaf
FRANK AUGSTEIN / POOL / AFP
Penggemar Inggris bersorak saat menonton pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Jerman di Stadion Wembley di London, Selasa (29/6/2021). Suporter Euro 2020 yang bergerombol dengan rendahnya pelaksanaan protokol kesehatan, dituding menjadi satu penyebab kenaikan risiko gelombang kasus baru covid-19 di Eropa. 

TRIBUNJATENG.COM, INGGRIS - Meski kasus harian virus corona di Inggris tembus 50 ribu orang sehari, pemerintah di sana tetap mencabut hampir semua pembatasan Covid-19 sejak hari Senin (19/7/2021).

Keputusan tersebut telah dikecam oleh para ilmuwan dan pihak oposisi, namun pemerintah telah bulat.

Pasalnya, dua per tiga orang di sana telah mendapat vaksinasi dosis dua.

Beberapa media menyebut hari ini sebagai “Hari Kebebasan.”

Menurut NDTV, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, mengimbau masyarakat tetap waspada dan melakukan vaksinasi.

Baca juga: Amankah Penderita Diabetes Konsumsi Jahe? Simak Penjelasannya

Baca juga: KPK Lapor Polisi, Permasalahkan Laser Berani Jujur Pecat yang Warnai Gedung Merah Putih Bulan Lalu

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik untuk Ikut Vaksin Covid-19 Setelah Dinyatakan Negatif Virus Corona?

Baca juga: Penumpang Pesawat Citilink Positif Covid-19 Menyamar Jadi Wanita untuk Kelabuhi Petugas

"Tolong, tolong, tolong, berhati-hatilah," kata Johnson, seperti dilansir Reuters.

“Majulah ke langkah berikutnya dengan kehati-hatian dan hormati orang lain. Risiko penyakit terus ada dan, di atas segalanya, tolong ketika Anda diminta untuk menerima vaksin kedua … tolong datang dan lakukanlah (vaksinasi).”

World of Buzz melaporkan, meskipun kasus Covid-19 harian di Inggris mencapai 50.000, warga tidak perlu memakai masker atau mempraktikkan jarak sosial.

Pertemuan akan diizinkan tanpa batasan jumlah orang yang menghadiri acara tersebut.

“Jika kita tidak melakukannya (pelonggaran) sekarang, maka kita akan membuka diri di musim gugur, bulan-bulan musim dingin ketika virus memiliki keuntungan dari cuaca dingin,” kata Johnson.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved