Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Diperpanjang, Pedagang Kaki Lima Kompak Kibarkan Bendera Putih: Kami Sudah Babak Belur

Perpanjangan PPKM meski hanya lima hari membuat pedagang kaki lima semaki kesulitan.

Editor: rival al manaf
(KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN)
Sejumlah pedagang kaki lima di Rangkasbitung, Lebak, Banten, memasang bendera putih di gerobak mereka protes PPKM Darurat diperpanjang, Rabu (21/7/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, BANTEN - Perpanjangan PPKM meski hanya lima hari membuat pedagang kaki lima semaki kesulitan.

di Rangkasbitung, Lebak, Banten, para PKL kompak memasang bendera putih di gerobak mereka.

Bendera putih pertanda mereka sudah menyerah dengan keadaan.

Selain itu juga merupakan aksi protes lantaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang.

Baca juga: Fokus : Bukan Angka Kematian Biasa

Baca juga: Sinopsis Drakor School 2017 Episode 14, Ayah Tae Woon Tahu Soal X

Baca juga: Sakit Kesulitan Dapat RS, Mati Pemakaman Ditolak Warga, di Tanah Sendiripun Kades Melarang

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 6 SD Halaman 2 3 4 5 6 7 Subtema 1 Pembelajaran 1

Di Jalan Iko Jatmiko, sedikitnya belasan gerobak yang dipasang bendera putih.

Mereka terdiri dari penjual gorengan hingga penjual bubur ayam.

"Baru dipasang tadi bareng mahasiswa, biar pemerintah tahu kalau kita sudah babak belur," kata Warjoko salah satu PKL yang berjualan gorengan di depan RSUD dr Adjidarmo, Rabu.

Dia mengatakan, sudah bingung apa yang akan dilakukan.

Sejak PPKM Darurat diberlakukan, dia dan penjual lain di sepanjang Jalan Iko Jatmiko, hanya bisa pasrah lantaran penjualannya terus menurun.

Kata dia, sejak PPKM Darurat, ada aturan pedagang hanya boleh buka sampai pukul 20.00 WIB saja.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved