Breaking News:

Wall Street Hari Ini

UPDATE : Wall Street Menguat dalam Dua Hari Berturut-turut hingga Rabu (21/7)

Wall Street menguat dua hari berturut-turut hingga Rabu (21/7). Pada perdagangan semalam, tiga indeks utama Wall Street kompak menguat

Editor: Catur waskito Edy
LUCAS JACKSON/ABC NET AUSTRALIA
Wall Street Salah Pasang Bendera Swedia jadi Bendera Swiss 

TRIBUNJATENG.COM,  JAKARTA -- Wall Street menguat dua hari berturut-turut hingga Rabu (21/7). Pada perdagangan semalam, tiga indeks utama Wall Street kompak menguat, dipicu optimisme pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang memicu minat pada aset berisiko. 

Rabu (21/7), Dow Jones Industrial Average naik 286,01 poin atau 0,83% menjadi 34.798. S&P 500 naik 35,63 poin atau 0,82% menjadi 4.358,69. Nasdaq Composite menguat 133,08 poin atau 0,92% menjadi 14.631,95.

Saham-saham dengan kapitalisasi pasar kecil yang sensitif secara ekonomi, semikonduktor, dan keuangan mengungguli pasar yang lebih luas.

"Ini adalah tarik-menarik yang terjadi antara pendapatan besar dan pasar yang pulih dengan kekhawatiran apakah ekonomi akan melambat karena varian Delta (Covid-19)," kata Peter Tuz, presiden Chase Investment Counsel di Charlottesville, Virginia kepada Reuters. 

Musim rilis kinerja kuartal kedua emiten turut menopang pasar saham. Sebanyak 73 perusahaan di S&P 500 telah membukukan kinerja. Dari jumlah tersebut, 88% telah mengalahkan ekspektasi konsensus.

Di antara pemenang, harga saham Chipotle Mexican Grill melonjak 11,5% setelah pemilik gerai burrito ini mengalahkan perkiraan pendapatan dan memperkirakan pertumbuhan penjualan kuartal saat ini yang kuat.

Chipotle mencatat persentase kenaikan terbesar S&P 500. Coca-Cola naik 1,3% setelah menaikkan perkiraan setahun penuh.

Imbal hasil US Treasury acuan berbalik dari posisi terendah lima bulan setelah lelang obligasi 20 tahun tipis. Kenaikan yield surat utang negara AS ini menguntungkan bank yang sensitif terhadap suku bunga.

Sementara itu, pake infrastruktur bipartisan senilai US$ 1,2 triliun masih dalam proses. Senat Demokrat bergerak menuju pemungutan suara prosedural yang direncanakan meskipun ada seruan dari Partai Republik untuk penundaan.

Dari 11 sektor utama di S&P 500, saham energi mencatat kenaikan tertinggi, melonjak 3,5% dengan bantuan lonjakan harga minyak mentah.

Interpuplic Group of Companies melonjak 11,3% setelah rilis pendapatan yang optimistis. Pembuat obat Johnson & Johnson memperkirakan $2,5 miliar penjualan dari vaksin COVID satu kali suntikan tahun ini dan menaikkan perkiraan penjualannya. Ini ditutup naik 0,6% sederhana.

Harga saham Netflix Inc turun 3,3% setelah Selasa malam melaporkan pertumbuhan pelanggan yang melambat. Rilis pendapatan kuartal kedua Harley-Davidson menunjukkan rencana perubahannya tampaknya membuat kemajuan.

Tetapi perusahaan ini menurunkan pedoman pendapatan operasionalnya karena tarif dari Eropa, pasar terbesar kedua. Harga saham Harley-Davidson turun 7,2%. (kontan.co.id)

artikel ini telah dimuat di kontan.co.id dengan judul Wall Street menguat dua hari berturut-turut hingga Rabu (21/7)

Baca juga: Cara Unik Bupati Karanganyar Temui Warganya yang Isoman, Juliyatmono: Biar Terhibur dan Gembira

Baca juga: Program Latihan Mandiri Persib Bandung Berlanjut Seiring PPKM Darurat Diperpanjang

Baca juga: Program Latihan Mandiri Persib Bandung Berlanjut Seiring PPKM Darurat Diperpanjang

Baca juga: Kamis (21/7) Jadwal Samsat Keliling Kota Tegal Hari Ini, Buka di Perbatasan Grogol dan 5 Lainnya 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved