Berita Regional
Pria Makassar Tewas Dikeroyok Keluarganya, Berawal 2 Sepupu Cekcok dalam Kondisi Mabuk
Tidak terima ibunya diperlakukan kasar, Dandi pun mengambil tombak lalu mengejar Haidir.
TRIBUNJATENG.COM - Di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terjadi penganiayaan yang berujung pembunuhan.
Korbannya seorang pria bernama Haidir Ali (32).
Pelakunya orang dekat dari korban.
Baca juga: Kevin Sanjaya/Marcus Gideon Minions Masuk Daftar Atlet yang Perlu Diwaspadai di Tokyo 2020
Mereka masih memiliki hubungan kekeluargaan.
Pelaku berjumlah empat orang.
Masing-masing bernama yaitu Arjun (25), adiknya Dandi (23), ibunya Anti alias Tiyong (43) dan Dg Ngerang (65), ayah Anti sekilagus kakek dari Arjun dan Dandi.
Korban dianiaya pelaku di Inspeksi Kanal Jalan Monginsidi Baru, Kelurahan Maricaya Baru, Kecamatan Makassar pada Selasa (20/7/2021) malam.
Informasi yang diperoleh, aksi penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya Haidir itu bermula saat Arjun yang dalam kondisi mabuk, cekcok dengan sepupunya, Reza, yang tak lain adik dari korban meninggal dunia, Haidir.
Adu mulut itu berujung pemukulan yang dilakukan Arjun terhadap Reza.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu, pun melerai.
Namun, aksi pemukulan itu diketahui ibu Reza dan Haidir, Nur yang tidak lain adalah tante dari Arjun.
Nur yang tidak terima anaknya dipukul oleh sang keponakan, pun menghampiri Arjun lalu menegur.
Namun, Arjun tidak terima dan kembali ke rumahnya mengambil sebilah parang.
Di tepi kanal dekat pintu air, Arjun yang menenteng sebilah parang mendapati Haidir, kakak Reza.
Keduanya pun terlibat cekcok dan membuat Arjun kian tersulut emosi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pengeroyokan-anggota-tni.jpg)